12 Bahasa Pemrograman Paling Relevan 2023 [Jenis, Contoh, Dll.]

Bahasa pemrograman apa yang harus dipelajari, bahasa program, bahasa coding, jurusan computer science

Di era teknologi ini, keterampilan pemrograman sangat dibutuhkan. Mempelajari bahasa pemrograman akan memberikan dampak yang besar pada prospek karir kamu kedepannya 一 lowongan pekerjaan berlimpah dan gaji yang menarik.

Bahkan, tidak hanya orang lulusan TI dan SI atau developer saja yang perlu memahami bahasa programming, tetapi banyak profesi kerja lainnya yang mendukung karyawannya untuk memahami bahasa pemrograman seperti product manager, UX designer, dll. 

Oleh karena perkembangan teknologi yang cepat, semakin banyak perusahaan, produk, ataupun layanan perlu menggunakan komputer. Percaya atau tidak, saat in ada lebih dari 500 jenis bahasa pemrograman, dan jumlahnya akan terus meningkat!

Jadi apa saja bahasa pemrograman yang terbaik untuk dipelajari? Dan ada macam-macam bahasa pemrograman apa saja? Simak artikel ini untuk mengetahui 12 bahasa pemrograman yang banyak digunakan beserta pro dan kontranya! 

📚 Baca juga:  5 Contoh CV Programmer Terbaik! [Web Developer, Software Engineer, Dll.]

Apa itu Bahasa Pemrograman?

Bahasa pemrograman adalah instruksi berupa susunan sintaks dan semantiks yang digunakan oleh programmer untuk memerintah komputer. Bahasa pemrograman juga dikenal sebagai bahasa komputer atau bahasa pemrograman komputer.

Melalui bahasa pemrograman, seorang programmer dapat menentukan data apa saja yang diolah oleh komputer, cara sebuah data disimpan/diteruskan, dan langkah-langkah yang harus diambil oleh komputer di berbagai situasi.

Bahasa pemrograman digunakan untuk apa?

Tanpa disadari, bahasa pemrograman sebenarnya berguna dalam kehidupan kita sehari-hari, lho!

hasil akhir bahasa pemrograman, bahasa pemrograman, coding languages

📚 Baca juga:  20+ Contoh Skill Komputer dalam CV dan Cara Menulisnya!

Generasi Bahasa Pemrograman

Dari banyaknya bahasa pemrograman untuk mengembangkan perangkat lunak (software), ternyata bahasa pemrograman terbagi dalam beberapa tingkatan/generasi dan memiliki keunikannya masing-masing. Setiap bahasa pemrograman memiliki bagian-bagian yang sama dengan satu sama lain, tetapi masing-masingnya memiliki tata bahasa, istilah, atau simbol yang berbeda.

➡️ Generasi 1: Bahasa Mesin (Machine Language)

  • Sudah jarang digunakan (kecuali untuk kepentingan pembelajaran)
  • Dikenal sebagai “bahasa komputer asli”
  • Menggunakan kode bahasa biner yang terdiri dari karakter “0” (nol) dan “1” (satu)

➡️ Generasi 2 Bahasa Rakitan (Assembly Language)

  • Menggunakan kata kunci atau karakter yang lebih kompleks daripada bahasa mesin (generasi 1)
  • Kode-kode yang digunakan cenderung berupa kode singkatan atau kode mnemonic (Contoh: MOV, JLOOP, SUB, JMP, JGE, JL, dll.)

➡️ Generasi 3: Bahasa Prosedural (Procedural Language)

  • Mulai mengadopsi bahasa manusia namun tetap mencampurkan unsur simbol seperti {, }, ?, <<, >>, &&, ||, ; dll.
  • Otomatisasi Pengkodean mulai dikembangkan dan unsur simbol mulai dikurangi. Bahkan, dalam beberapa bahasa pemrograman telah dihilangkan.

➡️ Generasi 4: 4 GL (Fourth Generation Language)

  • Merupakan generasi bahasa SQL. SQL sebenarnya adalah salah satu bahasa pemrograman. Tetapi, penerapannya pada generasi ini lebih berbasis data (database), contohnya: MySQL, Oracle Database, SQL Server, dan masih banyak lagi.

➡️ Generasi 5: Pemrograman Kecerdasan (Intelligent Programming)

  • Dikenal juga sebagai Programming Language Based Object Oriented & Web Development.
  • Fokus pada efisiensi dan penggunaan kembali modul-modul yang telah dibuat dengan bahasa pemrograman tingkat tinggi tertentu.

Tingkatan Bahasa Pemrograman

bahasa pemrograman, macam-macam bahasa program, bahasa coding

Pengklasifikasian tingkatan bahasa pemrograman ini sebenarnya fleksibel dan tidak pasti. Untuk artikel ini, CakeResume akan mengkategorikan bahasa pemrograman dalam empat tingkatan berdasarkan kemiripannya dengan bahasa manusia, yaitu:

1. Bahasa Pemrograman Tingkat Rendah (Low Level Programming Language)

  • Sebuah bahasa pemrograman generasi pertama
  • Tidak dapat dipahami manusia (tidak menggunakan unsur bahasa manusia)
  • Bahasa yang bisa diolah komputer secara langsung tanpa memerlukan transformasi atau kompilasi (translation/assembly) sebelumnya
  • Menggunakan kode biner

🖥️ Contoh bahasa pemrograman tingkat rendah: bahasa mesin (machine language).

2. Bahasa Pemrograman Tingkat Menengah (Middle Level Programming Language)

  • Menggunakan pemetaan simbol yang dapat dibaca manusia
  • Sebuah instruksi mesin akan diwakili dengan satu baris kode assembly

🖥️ Contoh bahasa pemrograman tingkat menengah: Assembler, Microsoft Macro Assembler (MASM)

3. Bahasa Pemrograman Tingkat Tinggi (High Level Programming Language)

  • Muncul pada bahasa pemrograman generasi ketiga
  • Bahasa pemrograman generasi kelima juga dikategorikan dalam bahasa pemrograman tingkat tinggi
  • Pengkodean ditulis dalam bahasa manusia sederhana
  • Populer untuk digunakan

🖥️ Contoh bahasa pemrograman tingkat tinggi: C++, Visual Basic, PHP, Delphi, Pascal

4. Bahasa Pemrograman Tingkat Sangat Tinggi ( Object – Oriented dan Visual / Very-High Level)

  • Dapat dikategorikan sebagai bahasa pemrograman tingkat tinggi karena pendekatan Object-Oriented juga diterapkan pada bahasa pemrograman tingkat tinggi
  • Bahasa pemrograman tingkat sangat tinggi merupakan pengembangan dari bahasa pemrograman tingkat tinggi
  • Memiliki tingkat abstraksi yang sangat tinggi

🖥️ Contoh bahasa pemrograman tingkat sangat tinggi: PHP, Visual Basic .NET, Java, JSP, ASP  

📚 Baca juga: 7 Cara Menjadi Programmer Profesional Bagi Pemula

12 Bahasa Pemrograman Wajib Dipelajari

Jika kamu sedang belajar pemrograman dan bertanya-tanya “bahasa pemrograman ada apa saja?” Yuk, simak paragraf berikut ini!

1. Python

Python adalah bahasa pemrograman open source yang paling populer untuk digunakan saat ini dan contoh codingnya kamu dapat temukan secara mudah di internet. Bahasa pemrograman Python dianggap sebagai bahasa pemrograman yang terbaik untuk dipelajari terlebih dahulu sebagai pemula. Hal ini dikarenakan kemudahannya untuk dibaca. Selain itu, Python juga memiliki aplikasi desktop berbasis GUI.

🌐 Situs yang dibuat menggunakan Python: YouTube, Instagram, Pinterest, SurveyMonkey

Bahasa pemrograman Python dapat digunakan untuk berbagai jenis sistem dan industri. Simak paragraf berikut ini untuk lebih jelasnya!

Bahasa pemrograman Python digunakan untuk apa?

📝 Berikut adalah kegunaan Python:

  • Back end development
  • Ilmu data (data science)
  • Pengembangan aplikasi dan web (app and web development)
  • Machine learning
  • Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)
  • Big Data
  • Robotika

✔️ Pro:

  • Mudah untuk membuat dan menggunakan kelas dan objek karena adanya karakteristik OOP
  • Ideal untuk membuat prototipe dan menguji ide lebih cepat
  • Memiliki sumber terbuka dengan dukungan komunitas yang terus berkembang
  • Dapat digunakan untuk banyak platform dan sistem
  • Sangat mudah dipelajari, dibaca, dan digunakan
  • Memiliki proses integrasi yang mudah

❌ Kontra:

  • Tidak cocok untuk membangun aplikasi mobile
  • Performanya lebih lambat karena memerlukan terjemahan oleh Interpreter

2. Java

Bahasa pemrograman Java adalah pilihan yang populer juga dan telah lama digunakan dalam industri perangkat lunak untuk berbagai platform (Android, Mac, Windows, iOS, dll.). Java dikenal sebagai bahasa pemrograman yang stabil dan aman. Oleh karena itu, Java sering digunakan untuk membangun web skala besar dan membangun sistem informasi pemerintahan, perbankan, dan retail. 

Jika kamu sedang mencari posisi sebagai software developer dalam perusahaan besar, maka Java adalah bahasa pemrograman pertama yang perlu kamu pelajari. Dibandingkan dengan Python, bahasa pemrograman Java itu sedikit lebih rumit untuk dipelajari. Tetapi, banyak perusahaan yang memerlukan para profesional yang berpengalaman dengan bahasa ini.

🌐 Situs yang menggunakan Java sebagai backend: Google, Amazon, Twitter, YouTube

Bahasa pemrograman Java digunakan untuk apa?

📝 Berikut adalah kegunaan Java:

  • E-commerce
  • Finance
  • App development (mobile dan desktop)
  • Web development
  • Big Data

✔️ Pro:

  • Tersedia banyak perpustakaan sumber terbuka
  • Relatif cukup mudah untuk dipelajari
  • Mengikuti paradigma OOP
  • Lebih aman dari penyusup karena hasil akhir perintah Java adalah kode mesin murni
  • Menawarkan banyak API untuk menyelesaikan tugas yang berbeda, seperti koneksi database, jaringan, utilitas, dan penguraian XML
  • Dapat digunakan di berbagai platform

❌ Kontra:

  • Tidak adanya batasan template untuk membuat struktur data berkualitas tinggi
  • Tidak tersedia fasilitas backup bawaan
  • Lebih lambat dan memakan banyak memori ketika dijalankan

3. Javascript

Javascript adalah bahasa pemrograman yang umumnya digunakan oleh developer sebagai front-end. Ini artinya Javascript digunakan untuk membuat coding dan elemen situs web yang nantinya akan dilihat oleh pengguna untuk memastikan aspek visual situs web berfungsi dengan baik (“client side” dari suatu aplikasi). Javascript banyak digunakan untuk membuat situs web yang interaktif. Contohnya, tombol pop-up untuk pesan notifikasi dan lain sebagainya.

Jika kamu sedang mencari pekerjaan di perusahaan teknologi startup, kamu dapat mempertimbangkan untuk mempelajari bahasa pemrograman ini.

Bahasa pemrograman Javascript digunakan untuk apa?

📝 Berikut adalah kegunaan Javascript:

  • Pengembangan web
  • Pengembangan video game
  • Aplikasi mobile
  • Membangun server web

✔️ Pro:

  • Membuat situs web menjadi lebih menarik dan interaktif
  • Bahasa pemrograman berjalan dengan cepat di halaman situs web
  • Dapat digunakan untuk membangun beragam aplikasi
  • Dapat bekerja sangat baik dengan bahasa coding lainnya
  • Bahasa pemrograman yang relatif mudah untuk dipelajari dan diimplementasikan

❌ Kontra:

  • Dapat ditafsirkan secara berbeda dengan browser yang berbeda
  • Cenderung kurang aman dibandingkan dengan bahasa pemrograman lainnya

4. PHP

Bahasa pemrograman PHP (PHP Hypertext Pre-processor) adalah bahasa pemrograman yang populer untuk digunakan di Indonesia saat ini. Bahasa pemrograman PHP terkenal untuk digunakan sebagai back end. Ini artinya PHP digunakan untuk membuat coding yang membuat suatu situs web dapat beroperasi dan tidak dapat diakses oleh pengguna.

Kamu dapat mempertimbangkan untuk mempelajari bahasa pemrograman PHP jika kamu ingin melamar sebagai back end developer di perusahaan yang cukup mapan.

Bahasa pemrograman PHP digunakan untuk apa?

📝 Berikut adalah kegunaan PHP:

  • Pengembangan situs web
  • Aplikasi berbasis web

✔️ Pro:

  • Mudah untuk mulai membuat halaman web
  • Dukungan komunitas yang sangat besar dan ekosistem yang besar
  • Banyak alat otomatisasi untuk menguji dan menerapkan aplikasi
  • Dapat dijalankan di berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, Mac, dan Android

❌ Kontra:

  • Tergolong kurang aman
  • Mengembangkan situs web sepenuhnya dalam PHP cenderung lebih lambat dibandingkan dengan menggunakan bahasa pemrograman lain
  • Perlu digunakan dengan bahasa pemrograman lain agar lebih optimal

5. C dan C++

Bahasa pemrograman C/C++ digunakan untuk hampir seluruh pembuatan program tingkat sistem seperti sistem operasi dan sistem file. Bahasa pemrograman ini juga populer di Indonesia karena sering menjadi bahasa pemrograman pertama yang perlu dipelajari di jurusan IT ataupun di kursus pemrograman.

Bahasa pemrograman C dan C++ digunakan untuk apa?

📝 Berikut adalah kegunaan C dan C++:

  • Sistem operasi
  • Compiler
  • Editor teks
  • Driver

✔️ Pro:

  • Eksekusi program lebih cepat daripada kebanyakan bahasa pemrograman lainnya [C/C++]
  • Bahasa pemrograman ini lebih efisien dan mudah dipahami [C/C++]
  • Dapat digunakan untuk berbagai macam domain aplikasi seperti aplikasi GUI dan simulasi matematika real-time [C++]
  • Dapat digunakan untuk membangun program yang rumit [C]

❌ Kontra:

  • Sintaks yang rumit [C/C++]
  • Cukup sulit untuk meneumukan kesalahan dari pengetikan coding [C]
  • Sistem berorientasi objek yang kurang efisien dibandingkan dengan bahasa pemrograman berbasis OOP lainnya [C++]

6. C#

Bahasa pemrograman C# (C sharp) adalah bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Microsoft sebagai bahasa pengembangan umum. Bahasa coding ini merupakan bahasa yang paling kuat untuk platform .NET milik Microsoft. Jika kamu ingin membangun aplikasi berbasis website, maka bahasa pemrograman C# adalah bahasa yang cocok untuk kamu pelajari karena C# paling banyak digunakan untuk membangun aplikasi web.

🌐 Website yang menggunakan C# sebagai back end adalah: Dell, Bing, Visual Studio 

Bahasa pemrograman C# digunakan untuk apa?

📝 Berikut adalah kegunaan C#:

  • Pengembangan video games
  • Aplikasi desktop/situs web/mobile
  • Virtual Reality (VR)
  • Back end

✔️ Pro:

  • Lebih aman daripada bahasa pemrograman C/C++
  • Ideal untuk semua jenis pengembangan di ekosistem Windows karena C# memanfaatkan platform .NET
  • Waktu kompilasi dan eksekusi yang cepat

❌ Kontra:

  • Cenderung lebih sulit untuk dipelajari
  • Tidak sefleksibel bahasa pemrograman C++ karena C# tergantung dengan platform .NET

7. Ruby 

Bahasa pemrograman Ruby adalah bahasa pemrograman open source dengan struktur sintaks yang sederhana. Karena struktur sintaksnya yang sederhana, banyak website developer yang menggunakan bahasa ini. Awalnya Ruby hanya dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi desktop, tetapi saat ini Ruby dapat digunakan untuk membangun website karena adanya framework Ruby on Rails. 

🌐 Contoh perusahaan yang menggunakan bahasa pemrograman Ruby: AirBnB, Shopify, Twitter, Basecamp.

🌐 Situs web yang menggunakan Ruby sebagai skrip aplikasinya adalah: Github dan Scribd.

Bahasa pemrograman Ruby digunakan untuk apa?

📝 Berikut adalah kegunaan Ruby/Ruby on Rails:

  • Aplikasi berbasis desktop
  • Membangun website (back end dan front end)
  • 3D modelling
  • Tracking informasi

✔️ Pro:

  • Bahasa pemrograman yang rapi dan ringkas karena kode dapat dijadikan satu baris
  • Dapat diandalkan untuk membangung aplikasi desktop dan web
  • Dapat digunakan bersama tools berbasis GUI (GTK dan OpenGL)

❌ Kontra:

  • Harus mempelajari Ruby dan Ruby on Rails sekaligus, sehingga kurang cocok untuk pemula
  • Ruby hanya cocok untuk membuat aplikasi desktop, sehingga perlu menggunakannya dengan framework Rails untuk membangun aplikasi web
  • Cenderung lebih lambat dibandingkan bahasa pemrograman lainnya

8. Kotlin

Bahasa pemrograman Kotlin adalah bahasa pemrograman open source yang dapat digunakan di berbagai platform. Bahkan, Google mendukung secara resmi bahasa pemrograman Kotlin sebagai bahasa pengembangan untuk Android. Oleh karena itu, Kotlin paling cocok dan sering digunakan untuk membuat aplikasi Android.

Bahasa pemrograman Kotlin digunakan untuk apa?

📝 Berikut adalah kegunaan Kotlin:

  • Membangun aplikasi Android
  • Pengembangan website (“server-side” dan “client-side”)
  • Membangun aplikasi desktop

✔️ Pro:

  • Dapat digunakan dengan Java (termasuk semua library dan frameworks)
  • Memiliki performa yang bagus seperti Java
  • Dapat menjalankan program Andorid yang cukup kompleks
  • Coding yang ringkas sehingga dapat menghemat baris kode

❌ Kontra:

  • Performa Compile yang kurang stabil
  • Komunitas programmer Kotlin tergolong sedikit dibandingkan bahasa pemrograman lainnya
  • Performa di luar Android masih belum teruji

9. SQL

Bahasa pemrograman SQL (Structured Query Language) adalah bahasa pemrograman khusus data. Ini maksudnya SQL dapat menemukan, mengakses, mengelola, dan memanipulasi data dari database. SQL dirancang khusus untuk mengelola data dalam RDBMS (Relational Database Management System) agar aliran suatu program berjalan dengan lancar. SQL dapat digunakan untuk aplikasi di berbagai platform.

Bahasa pemrograman SQL digunakan untuk apa?

📝 Berikut adalah kegunaan SQL:

  • Manajemen berbasis data
  • Laporan penjualan
  • Manajemen bisnis

✔️ Pro:

  • Dapat mengolah data dengan sangat cepat
  • Bahasa pemrograman SQL mirip dengan bahasa manusia sehingga mudah untuk dipahami dan dipelajari
  • Dapat digunakan dengan bahasa pemrograman lain di berbagai platform

❌ Kontra:

  • Fungsinya hanya untuk mengelola data
  • Perlu digunakan bersama bahasa pemrograman lainnya untuk membangun sistem yang utuh
  • Memiliki interface yang cukup rumit 

10. Rust

Bahasa pemrograman Rust adalah bahasa pemrograman “multi-paradigm”. Ini artinya programer dapat bekerja dengan berbagai gaya pemrograman. Kompiler Rust adalah salah satu kompiler bahasa pemrograman open-source yang paling banyak digunakan untuk membuat software yang kuat dan efisien.

🌐 Situs web yang menggunakan bahasa pemrograman Rust sebagai backend adalah: Coursera dan Dropbox.

Bahasa pemrograman Rust digunakan untuk apa?

📝 Berikut adalah kegunaan Rust:

  • Sistem operasi
  • VR
  • Browser web

✔️ Pro:

  • Dapat digunakan dan diakses secara gratis
  • Mampu menghindari kesalah memori seperti buffer overflows dan pointer menjuntai
  • Dapat mendukung berbagai aplikasi
  • Performa yang lebih cepat dibandingkan bahasa pemrograman lainnya seperti C/C++
  • Dapat digunakan bersama bahasa pemrograman lainnya

❌ Kontra:

  • Komunitas programer Rust masih tergolong sedikit
  • Cukup rumit untuk dipelajari
  • Tidak dapat mengembangkan kode secepat bahasa pemrograman lain seperti Ruby dan Python

11. Go (Golang)

Go atau Golang Language adalah bahasa pemrograman open source yang dikembangkan oleh Google dan sering digunakan untuk platform sosial media. Bahasa pemrograman Golang itu populer di kalangan perusahaan IT besar karena kesederhanaan dan performanya. Karena struktur data dan algoritma yang jelas, Golang dapat membuat website menyesuaikan dirinya dengan tren atau keinginan. 

🌐 Perusahaan yang menggunakan Golang adalah: Twitch, Uber, Dropbox

Bahasa pemrograman Go digunakan untuk apa?

📝 Berikut adalah kegunaan Go:

  • Membangun server skala besar
  • Membangun aplikasi berskala besar

✔️ Pro:

  • Sintaks yang ringkas dan mudah dibaca, sehingga membuatnya lebih mudah dibaca
  • Performa yang sangat cepat, bahkan lebih cepat daripada Python, Javascript, Java, C#
  • Bahasa coding yang diketik secara statis membuatnya lebih aman

❌ Kontra:

  • Komunitas programer Golang Language tergolong masih sedikit
  • Tidak memiliki GUI library
  • Metode penanganan error yang belum bagus

12. HTML

HTML (HyperText Markup Language) sebenarnya bukanlah bahasa pemrograman, melainkan bahasa markup yang berfungsi untuk membuat format tampilan atau struktur pada web. Fungsinya tidak sama seperti bahasa pemrograman lainnya karena pada dasarnya HTML berfungsi untuk mengatur elemen dan tata letak halaman situs web seperti judul, tautan, dan paragrafnya. Oleh karena itu, HTML pastinya akan ada di segala jenis website

Bahasa pemrograman HTML digunakan untuk apa?

📝 Berikut adalah kegunaan HTML:

  • Dokumen web
  • Pengembangan situs web
  • Pemeliharaan situs web

✔️ Pro:

  • Sangat mudah untuk dipahami dan dipelajari pemula
  • Dapat digunakan dengan bahasa pemrograman lainnya
  • Dapat memelihara situs web dengan mengatur tata letak halaman situs web dan elemen lainnya
  • Tidak perlu menginstall software apapun

❌ Kontra:

  • Perlu digunakan bersamaan dengan bahasa pemrograman lainnya agar hasil situs web menjadi lebih bagus, karena hasil website murni dari HTML saja itu tidak menarik
  • Sering terdapat pengulangan kode yang membuat codingnya kurang sederhana
  • Jika terdapat error, programmer perlu mencarinya secara manual karena tidak ada fitur penanganan error

Manfaat Mempelajari Bahasa Pemrograman

✅ Memiliki Lebih Banyak Alat untuk Menyelesaikan Pekerjaan

Sebagai seorang programer, tujuan akhir kamu bukanlah untuk belajar bahasa pemrograman sebanyaknya, melainkan untuk melihat suatu masalah dan mencari cara untuk menyelesaikannya menggunakan bahasa pemrograman tertentu. 

Karena setiap bahasa pemrograman memiliki kegunaan dan keunikannya masing-masing. Oleh karena itu, semakin banyak bahasa pemrograman yang kamu kuasai, semakin banyak juga masalah yang dapat kamu tangani.

✅ Dapat Memilih Pekerjaan yang Kamu Sukai

Hanya mengetahui satu bahasa pemrograman secara otomatis akan membatasi pilihan kamu dalam mencari posisi pekerjaan. Karena walaupun banyak sekali perusahaan yang mencari junior developers, mereka mencari junior developers yang dapat memahami beberapa bahasa pemrograman atau pun satu bahasa pemrograman yang ternyata tidak kamu pelajari.

Sebaliknya, jika kamu memiliki pengetahuan dalam beberapa bahasa pemrograman, maka kamu dapat memilih posisi pekerjaan dan perusahaan yang kamu sukai.

✅ Meningkatkan Potensi Penghasilan

Jika kamu memahami berbagai jenis bahasa pemrograman, tentunya kamu akan diminati oleh banyak perusahaan dan memiliki lebih banyak kesempatan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi. 

Selain itu, jika ternyata kamu mendapatkan tawaran gaji yang rendah dan tidak sesuai dengan skill kamu, kamu dapat membuat hal ini sebagai salah satu alasan kamu untuk mendapatkan gaji yang lebih tinggi ketika negosiasi gaji. 

Nah, agar kamu bisa menunjukkan kepada pemberi kerja bahawa kamu memahami beberapa jenis bahasa pemrograman atau mampu mempelajari berbagai bahasa pemrograman, kamu perlu membuat CV yang dapat menunjukkan skill kamu. Mari kita lihat contoh CV programmer di bawah ini!

contoh cv programmer, contoh cv developer, cv teknik informatika
Contoh CV Programmer - Dibuat di CakeResume

Yuk, buat CV programmer kamu sekarang juga di CakeResume dan tunjukkan keterampilan kamu! 100% gratis dan ATS-friendly 🎉

Itulah 12 contoh bahasa pemrograman yang paling relevan untuk dipelajari. Teruslah asah keterampilan kamu, pelajari beberapa macam bahasa pemrograman, dan jangan menyerah. Dengan ilmu yang kamu timba, kesuksesan akan datang!

--- Ditulis Oleh Cindy Graciella ---

線上履歷工具

製作一份能幫你獲得面試機會的履歷。免費下載 PDF。

熱門徵才企業

搜尋數萬筆職缺。薪資公開透明,加速找到適合您的工作。