Mudah! Cara Melamar Kerja Online yang Perlu Kamu Ketahui

Sekarang apa sih yang gak bisa dikerjain lewat online?

Mulai dari sekolah, kerja, bayar cicilan, cari hiburan, belanja, pinjam uang, bahkan melamar kerja bisa dilakukan secara online. Asalkan punya laptop, tablet atau HP yang terhubung internet, semua itu bisa untuk dikerjakan.

Apa yang dimaksud dengan melamar kerja? 

Melamar pekerjaan adalah proses formal yang dilakukan kandidat dengan mengirimkan dokumen melamar kerja ke perusahaan. Dokumen atau surat melamar kerja biasanya berisi riwayat pendidikan atau pekerjaan, surat lamaran kerja, portofolio dan dokumen administrasi lainnya.

Proses rekrutmen atau melamar kerja dari setiap perusahaan berbeda-beda. Lama proses rekrutmen tergantung ukuran dan industri perusahaan. Ada yang bisa memakan waktu mingguan bahkan sampai berbulan-bulan. Cara rekrutmennya pun beragam, ada yang memerlukan tes kemampuan, wawancara, tes kesehatan, dan lain-lain.

Seiring dengan berkembangnya teknologi, cara melamar pekerjaan pun berubah dan semakin efektif. Kandidat tidak perlu lagi mengirim dokumen fisik melalui pos, melainkan bisa melamar kerja secara online lewat email maupun WhatsApp. 

Bagaimana caranya ya?

Cara Melamar Pekerjaan Online

1. Cari lowongan pekerjaan online

Ada ribuan bahkan jutaan lowongan pekerjaan yang dipasang di dunia digital. Kamu bisa mencari pekerjaan online yang cocok dengan keahlian dan kemampuanmu di:

  • Situs lowongan kerja seperti Glints, Jobstreet, Glassdoor, dll.
  • Sosial media seperti Linkedin, Instagram maupun Facebook
  • Google dengan kata kunci “lowongan pekerjaan “marketing” di “Jakarta”

2. Riset perusahaan dan deskripsi pekerjaan

Hal ini merupakan kesempatan untukmu agar dapat membuka wawasan mengenai perusahaan tersebut. Cari tahu industri apa yang mereka kerjakan, produk atau jasa apa yang diberikan, jumlah karyawan, status funding, visi dan misi, dan masih banyak hal lainnya.

3. Perhatikan syarat dan deskripsi pekerjaan

Tidak lupa, baca deskripsi pekerjaan dan persyaratan lowongan pekerjaan online dengan seksama. 

Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:

  • Apakah pekerjaan tersebut sesuai dengan kemampuanmu? 
  • Apakah kamu memenuhi semua persyaratan dan kriteria yang dibutuhkan?
  • Pekerjaan ini dibuka untuk posisi full-time, part-time atau internship?
  • Apakah pekerjaan ini sebagai karyawan tetap atau kontrak?
  • Pekerjaan ini bisa WFH atau diwajibkan WFO?

4. Siapkan dokumen untuk melamar pekerjaan

Setelah merasa bahwa lowongan yang dilihat sesuai dengan kemampuan dan kondisimu, siapkan seluruh dokumen lamaran pekerjaan yang dibutuhkan. 

📝 Dokumen atau lampiran apa saja yang dibutuhkan untuk melamar pekerjaan?

  1. CV atau curriculum vitae: dokumen formal berisi riwayat pendidikan, pekerjaan seseorang dilengkapi dengan kemampuan yang dimilikinya
  2. Portofolio: dokumen formal berisi projek atau hasil karya seseorang, biasanya diperlukan oleh desainer, programmer, photographer atau videographer.
  3. Surat lamaran kerja: surat pengantar kepada perusahaan untuk menyatakan motivasi melamar kerja 
  4. Sertifikat pendukung
  5. Surat paklaring: surat keterangan kerja dari perusahaan sebelumnya
  6. Kartu BPJS kesehatan, BPJS ketenagakerjaan
  7. Ijazah
  8. Transkrip nilai
  9. Fotokopi Kartu keluarga
  10. Fotokopi KTP

5. Mengirim lamaran pekerjaan secara online

Sehabis mempersiapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan, kirim lamaran ke perusahaan secara online. Tidak perlu mengirimkan dalam bentuk fisik atau hardcopy, cukup secara softcopy di digital saja. Ada 3 Cara mengirim lamaran pekerjaan secara online:

  1.  Langsung mengirimkan lamaran di situs lowongan pekerjaan atau web perusahaan

    Pada situs lowongan pekerjaan, selain ada informasi mengenai lowongan pekerjaan yang dipasang, biasanya juga akan disediakan tombol untuk “apply” atau melamar pekerjaan. Selanjutnya mungkin kandidat akan diminta untuk mengisi formulir dan mengupload beberapa dokumen yang dibutuhkan. Setelah itu klik tombol kirim untuk mengirimkan lamaran kerja online.

    ✔️  Kelebihan: cara paling praktis dan mudah
    🚫  Kekurangan: karena mudah, kandidat harus bersaing dengan ratusan kandidat lain 
  1. Mengirim lamaran lewat email

    Cara kedua ini umum digunakan jika mengetahui lowongan dari sosial media, teman maupun situs lowongan kerja yang memberikan email. Mengirim lamaran kerja via email akan dilengkapi dengan cover letter atau surat lamaran kerja.

    ✔️  Kelebihan: cara paling praktis dan mudah
    🚫 Kekurangan: cara mengirim lamaran lebih ribet dan memakan waktu
  1. Mengirim lamaran lewat Whatsapp

    Cara selanjutnya mirip dengan mengirim lewat email, namun menggunakan platform Whatsapp. Biasanya lowongan pekerjaan akan didapatkan melalui sosial media maupun info dari teman.

    ✔️  Kelebihan: Bisa terus keep in touch dengan rekruter/ HRD
    🚫  Kekurangan: Terkesan tidak terlalu profesional

📚 Bacaan lanjutan: Cara Mengirim CV / Lamaran Lewat WA! [ +Beserta Contoh Surat Lamaran Kerja ]

Cara Melamar Pekerjaan Via Email

Tata cara mengirim lamaran pekerjaan lewat email memang lebih banyak detail yang harus diperhatikan dibandingkan dengan cara melamar kerja online lainnya. Bagaimana cara melamar kerja via email yang baik dan benar? Apa saja yang dilihat perusahaan saat melamar kerja?

contoh email untuk melamar kerja
Contoh Lamaran Kerja Via Email - Dibuat oleh CakeResume

1. Pastikan alamat email profesional

Mengirim lamaran lewat email secara formal, pastikan kandidat juga menggunakan alamat email profesional. Alamat email profesional itu biasanya hanya berisi nama lengkap, bisa ditambah dengan beberapa kombinasi angka.

Hindari penggunaan sebutan rumah atau kata sifat seperti cantik, ganteng, unyu, dll.

2. Tulis subjek email yang jelas

Pastikan bagian subject diisi dengan jelas dan jangan dikosongkan agar memudahkan rekruter melihat lamaranmu. 

Isi dengan format [ Posisi yang dilamar ] - [ Nama Lengkap ].

3. Tambahkan cover letter di body email

Saat mengirimkan lamaran pekerjaan via email, hindari langsung mengirimkan CV kepada perusahaan. Seperti yang tertera di gambar, tambahkan surat lamaran kerja atau cover letter sebagai undangan untuk membuka CV dan melihat lamaranmu. Pastikan tidak ada salah ketik pada surat lamaran kerja ya!

4. Lampirkan CV dan dokumen lainnya

Sisipkan curriculum vitae pada lamaran pekerjaan. Jika dibutuhkan, pelamar kerja juga bisa menambahkan portfolio ataupun sertifikat yang relevan dengan pekerjaan yang dilamar. Disarankan untuk mengirim dokumen dalam format PDF agar dokumen tidak berubah di berbagai perangkat.

📚 Bacaan lanjutan:  Perhatikan Cara Mengirim CV Lamaran Lewat Email

5. Kirim email pada waktu yang ideal

Hal terakhir yang penting dan harus diperhatikan adalah jam mengirim email. Jika menemukan lowongan kerja pada malam hari, jangan langsung mengirimkan email lamaran saat itu juga. Lebih baik mempersiapkan semua dokumen yang ada dan kirimkan lamaran pekerjaan pada jam waktu bekerja yaitu Senin - Jumat jam 09.00- 18.00.

Tips untuk Melamar Kerja Online

Bagaimana cara agar cepat diterima kerja?
Apa saja hal yang harus dihindari dalam melamar pekerjaan online?
Apa sajakah hal hal yang harus diperhatikan saat mencari pekerjaan online?

Tidak bisa dipungkiri, pertanyaan di atas sering bermunculan dan ditanyakan saat melamar pekerjaan. Perasaan galau menunggu balasan email dari HRD, perasaan deg-deg an saat interview pun sangat wajar dan dialami oleh banyak pencari kerja.

Ini dia 5 tips untuk melamar kerja online dari CakeResume, semoga bisa membantu meringankan beban mencari kerja ya!

✅ Buat CV yang ATS friendly

Seperti yang sudah disebutkan di atas, ada beberapa perusahaan yang menggunakan sistem ATS untuk menghemat waktu perekrutan. Dengan jumlah pelamar kerja yang banyak, mesin ATS akan memilih CV yang mengandung kata kunci atau kemampuan khusus yang dicari oleh perusahaan.

✏️  Ciri-ciri CV ATS friendly adalah:

  1. Disimpan dalam bentuk pdf atau word
  2. Layout simple dan tidak terlalu banyak gambar/ ikon
  3. Mengandung keyword yang dicari perusahaan

CakeResume membantu pelamar kerja membuat CV ATS friendly dan mendapatkan pekerjaan impian. Cukup sign up dan langsung download CV secara gratis. 🎉

✅ Terhubung dengan rekruter

Manfaatkan sosial media seperti Linkedin untuk terhubung dengan rekruter atau hiring manager. Buat diri stand out dari yang lain sehingga mereka bisa melihat kamu berbeda dari kandidat lainnya, atau me-notice kamu.

✅ Terhubung dengan rekan kerja

Cari tahu bagaimana #LifeAtCompany di perusahaan tersebut dengan terhubung kepada karyawan di perusahaan tersebut. Jika kamu memiliki kenalan di perusahaan tersebut, tanya bagaimana budaya perusahaan ataupun nilai-nilai yang dicari perusahaan dalam kandidat. Dengan ini kalian bisa mendapat insight dan belajar bagaimana rasanya bekerja di perusahaan tersebut.

✅ Follow up lamaran kerjamu

Setelah 2-4 minggu belum mendapatkan kabar dari perusahaan, kamu boleh mengirimkan email ataupun Whatsapp untuk menanyakan kabar dari lamaranmu. Waktu perekrutan memang berbeda-beda di setiap perusahaan, pahami proses perekrutan di perusahaan yang kamu lamar.

✅ Hati hati penipuan

Pastikan kamu membaca dan mencerna semua informasi di lowongan kerja secara detail. Saat membaca lowongan kerja online, harus berpikir kritis dan melakukan riset perusahaan. Jangan tertipu dengan lowongan kerja abal-abal yang dibuat dengan tujuan untuk menipu. Biasanya jarang sekali lowongan pekerjaan akan memungut biaya. Jika disuruh datang ke alamat wawancara, pastikan alamat tersebut jelas dan cek terlebih dahulu di google.

Kesimpulan

Di era digital ini, pilihan lowongan pekerjaan menjadi banyak dan cara melamar juga lebih praktis. Namun, para kandidat harus mengetahui cara melamar kerja online yang baik dan benar dan berpikir ekstra agar tidak kalah saing dengan ribuan pelamar kerja lainnya. Selamat melamar kerja! Semoga kalian bisa cepat mendapat pekerjaan yang cocok ya.

--- Ditulis Oleh Jane Setiady ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!

Más artículos que pueden interesarle

Latest relevant articles
Interview Skills
may 7º 2024

5 Cara Menjawab Berapa Gaji yang Anda Inginkan dalam Interview!

Pernah ditanya "Berapa gaji yang Anda inginkan?" saat interview? Ini tips dan contoh jawabannya.