Perlukan Aku Ambil Gap Year? Hal yang Perlu Dipertimbangkan, Kegiatan, Dll.

Apakah setelah lulus SMA aku harus segera lanjut ke perguruan tinggi / kuliah?

Apakah setelah lulus kuliah aku harus segera bekerja?

Tidak ada jawaban valid untuk kedua pertanyaan di atas, karena ada saatnya dimana kamu jenuh dengan aktivitas keseharian yang terkesan monoton dan gitu-gitu aja. Salah satu cara untuk menghindari burn out adalah dengan mengambil Gap Year.

Apa itu Gap Year? Gap Year umur berapa? Apakah setelah Gap Year aku bisa melanjutkan kuliah? 

Singkatnya, Gap Year adalah jangka waktu yang diambil seseorang untuk melakukan berbagai kegiatan sebelum lanjut menjalankan kesehariannya seperti menjadi mahasiswa atau pekerja.

Nah, kali ini CakeResume telah menyiapkan berbagai informasi dan pembahasan yang lebih rinci mengenai Gap Year

Yuk, langsung saja simak paragraf berikut ini.

Gap Year Adalah
Gap Year

Apa itu Gap Year?

Gap year adalah jeda waktu tertentu yang diambil untuk beristirahat dari pendidikan formal. Pada umumnya, orang yang lulus SMA dapat mengambil Gap Year selama 6 bulan hingga 1 tahun, dengan tujuan untuk beristirahat, bekerja dan mengumpulkan biaya kuliah, atau melakukan kegiatan lainnya.

Siapa yang bisa mengambil gap year?

Umumnya, para lulusan siswa SMA atau lulusan perguruan tinggi (S1) mengambil Gap Year sebelum melanjutkan langkah berikutnya, seperti studi ke jenjang pendidikan berikutnya atau bekerja.

Kapan waktu yang tepat untuk mengambil gap year?

Lamanya waktu dalam mengambil Gap Year sangatlah beragam, mulai dari 1 tahun, 6 bulan, 3 bulan, bahkan 1-2 minggu. Mayoritas orang mengambil Gap Year sebagai waktu istirahat sebelum lanjut ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau sebelum mulai bekerja di dunia profesional. Namun, ada juga yang mengambil Gap Year untuk sekadar beristirahat dari rutinitas yang dijalaninya, dan biasanya ini dilakukan dalam kurun waktu yang singkat, sekitar 1-2 minggu.

Apa saja miskonsepsi tentang gap year?

1. Program Gap Year hanya untuk golongan orang kaya

Selama Gap Year, memang diperlukan dana untuk dapat melakukan berbagai kegiatan yang ada, seperti dana untuk volunteer, dana dalam mengikuti program pembelajaran selama Academic Gap Year, dan lainnya. Namun, kamu tidak perlu khawatir karena ada berbagai organisasi yang menyediakan offer gratis untuk mengikuti program Gap Year. Maka, hal penting untuk dilakukan adalah dengan melakukan riset dan mengenali terlebih dulu segala detailnya. 

2. Gap Year terlihat buruk dalam profile dan CV mu

Gap Year yang dipenuhi dengan aktivitas yang bermanfaat justru akan membuat CV dan profile dirimu terlihat lebih beragam dan berwarna. Selain menambah pengalaman, kamu pun akan mempelajari berbagai hard skill  dan soft skill yang baru. 

3. Gap Year seperti liburan panjang 

Jenis kegiatan yang dilakukan selama Gap Year sangatlah beragam, mulai dari kegiatan volunteer, Academic Gap Year, kegiatan personal, maupun kegiatan seperti living abroad with a host family. Umumnya, seseorang akan bekerja secara lebih giat dan hard working selama Gap Year, karena hendak mencapai goal/tujuan yang ada, dan bukan sekadar menikmati liburan yang panjang. 

Alasan Memilih Gap Year

Ada berbagai alasan dalam mengambil Gap Year, berikut adalah beberapa contohnya:

1. Finansial yang belum stabil

Salah satu alasan memilih Gap Year bisa jadi karena kondisi keluarga yang belum stabil. Beberapa bidang studi memerlukan biaya yang cukup besar, seperti misalnya jurusan kedokteran, desain, dan lainnya. Oleh karena itu, mengambil Gap Year bisa menjadi salah satu upaya untuk membantu menangani kesiapan kebutuhan finansial selama masa studi.

2. Kesehatan mental

Untuk sebagian orang yang merasa jenuh dengan belajar, istirahat merupakan kata kunci yang diperlukan supaya dapat kembali produktif dalam kegiatan kesehariannya. Oleh karena itu, alasan lain dalam mengambil Gap Year adalah untuk memperoleh waktu istirahat sejenak sebelum akhirnya lanjut dengan kesibukan sehari-hari (seperti belajar atau bekerja). 

3. Melanjutkan sekolah ke luar negeri atau instansi pendidikan lainnya

Jika kamu belum diterima dalam instansi/jurusan yang diminati, maka mengambil Gap Year bisa menjadi pilihan yang tepat untuk melakukan segala persiapan. Misalnya seperti belajar bahasa asing, melatih wawancara, belajar untuk tes masuk PTN, dan lainnya. 

4. Belum diterima di PTN atau jurusan yang diinginkan

Mirip dengan poin sebelumnya, ada juga beberapa orang yang memilih mengambil Gap Year karena belum diterima di PTN atau jurusan impiannya. Selama Gap Year, mereka lebih memiliki waktu untuk belajar dan melakukan persiapan mengambil ujian UTBK ataupun tipe ujian mandiri lainnya. Biasanya, tipe siswa yang seperti ini memiliki daya juang dan semangat belajar yang tinggi, lho!

Pro dan Kontra Gap Year

Berikut adalah beberapa poin pro dan kontra Gap Year yang perlu kamu ketahui.

✔️ Pro

  • Mendapatkan pengalaman kerja
  • Melatih hard skill dan soft skill baru
  • Mendapatkan uang lebih dengan bekerja
  • Istirahat sebelum lanjut ke jenjang berikutnya
  • Dapat mengeksplor pilihan

❌ Kontra

  • Sulit untuk kembali dalam aktivitas sehari-hari, seperti belajar atau bekerja
  • Perasaan tertinggal jika dibandingkan dengan teman sebaya
  • Memerlukan biaya banyak untuk personal Gay Year, seperti travelling
  • Memerlukan perencanaan yang matang, agar Gap Year tidak berlalu sia-sia
  • Kehilangan momentum lanjut kuliah setelah lulus SMA

Kegiatan yang Dapat Dilakukan Selama Gap Year

Apa saja kegiatan yang dapat dilakukan selama Gap Year kuliah? 

Nah, berikut adalah beberapa contoh kegiatan yang dapat dilakukan selama Gap Year.

1. Belajar bahasa asing atau mengambil online course

Nah, ide kegiatan ini sangat bermanfaat dalam menambah hard skill mu, terutama dalam hal kemampuan bahasa asing dan skill lainnya yang dibutuhkan di dunia kerja. Ada banyak jenis program online course yang dapat menjadi pilihanmu, misalnya seperti di coursera, udemy, dan lainnya. Harga dari setiap online class juga dapat disesuaikan dengan kebutuhanmu, lho!

2. Travel atau bekerja di luar

Ada orang yang mengambil Gap Year untuk travel ke luar kota atau luar negeri, bahkan sampai mencari pekerjaan di luar negeri. Selain refreshing dari kejenuhan kota, kegiatan ini pun dapat menjadi pengalaman baru yang berharga bagi kamu, misalnya seperti pembelajaran beradaptasi di lingkungan baru, pengalaman tinggal dan bekerja di lingkungan baru, dan lain sebagainya.

📚 Baca juga: Mau Kerja di Luar Negeri? 6 Cara yang Perlu Kamu Ketahui!

3. Volunteer atau daftar magang

Ingin melakukan kegiatan produktif yang hemat biaya? Kegiatan Volunteer dan program magang bisa menjadi pilihan kegiatan selama Gap Year. Selain belajar berbagai soft skill baru, kamu pun berkesempatan untuk belajar banyak hal dan juga dapat memperluas relasi dengan orang lain.

4. Bekerja 

Alasan lainnya mengambil Gap Year adalah untuk bekerja dan mengumpulkan uang. Di zaman sekarang, ada banyak pilihan pekerjaan freelance atau part time yang dapat menjadi pilihan selama Gap Year kuliah. Nah, tentunya jumlah bayaran yang ada juga disesuaikan dengan jenis pekerjaan dan lamanya waktu bekerja. 

📚 Baca juga: 7 Cara Menjadi Freelancer Pemula Untuk Cari Untung!

Apakah Aku Harus Mengambil Gap Year?

Apakah Aku Harus Mengambil Gap Year
Apakah Aku Harus Mengambil Gap Year?

Setelah paham akan arti dan alasan memilih Gap Year, kini saatnya untuk membuat perencanaan yang matang sebelum memutuskan mengambil Gap Year.

“Apakah aku harus mengambil Gap YearKenapa harus mengambil Gap Year?”

Berikut adalah beberapa hal penting untuk menjawab pertanyaan tersebut.

1. Tentukan hal apa saja yang menjadi tujuan dan goal mu selama Gap Year

Rincikan tujuan dan goal yang ingin kamu capai selama mengambil Gap Year. Usahakan untuk membuat goal yang spesifik dan relevan dengan kebutuhanmu. Misalnya jika ingin masuk ke PTN impian, maka goal mu adalah belajar dan lulus ujian agar diterima di jurusan yang kamu mau.

📚 Baca juga: Analisis SWOT Diri Sendiri Beserta Contoh dan Pertanyaan!

2. Membuat timeline dan rincian kegiatan

Setelah membuat goal, pilihlah kegiatan yang sesuai dan tentukanlah timeline secara spesifik. Hal ini akan membantumu untuk keep on track menjalani aktivitas dan plan selama Gap Year. Misalnya seperti belajar bahasa asing selama 1 tahun sambil mencari pengalaman freelance, atau melakukan perjalanan traveling selama 3 bulan, menjadi volunteer di sebuah organisasi, dan lainnya. 

3. Pikirkan budget yang dikeluarkan dan cara untuk membiayai kebutuhanmu

Semua kegiatan yang dikerjakan pasti membutuhkan biaya/pengeluaran, maka penting juga untuk memastiikan bahwa budget mu cukup dan dapat mendukung berjalannya seluruh kegiatan yang ditargetkan. Jika tidak, maka kamu pun bisa mencari opsi lain, seperti misalnya bekerja freelance atau mencari part time job yang diselingi dengan melakukan kegiatan yang kamu targetkan.

4. Membuat CV mu up to date

Selama Gap Year, pastikan juga kamu membuat CV yang up to date, terutama jika kamu mengambil Gap Year setelah lulus kuliah dan sebelum memasuki dunia kerja. CV adalah salah satu wadah bagi rekruter untuk mengenal dan mengetahui latar belakang seseorang, maka sangatlah penting untuk membuat CV yang up to date.

📚 Baca juga: Contoh CV Lamaran Kerja yang Baik dan Benar [+Cara Membuat CV]

Mau buat CV yang bagus, menarik, dan ga ribet? CakeResume hadir sebagai platform CV builder digital. 100% gratis! Mudah dan murah! 🎉

🔑 Key Takeaways

Nah, itulah beberapa hal penting seputar Gap Year yang perlu diketahui. Sudah tidak bingung lagi kan tentang “Apa yang dimaksud dengan Gap Year?”

Berikut adalah beberapa poin penting dari artikel kali ini:

  • Gap Year artinya jeda waktu yang diambil seseorang untuk melakukan berbagai kegiatan sebelum lanjut menjalankan kesehariannya seperti menjadi mahasiswa atau pekerja.
  •  Gap Year bisa diambil oleh siapapun dan kapanpun, asalkan dengan tujuan dan perencanaan kegiatan yang jelas.
  •  Ada banyak pro dan kontra dari mengambil Gap Year, seperti misalnya Gap Year dapat membuat kita mendapatkan pengalaman baru serta mempelajari skill baru, tapi juga membuat kita memiliki perasaan tertinggal jika dibandingkan dengan teman sebaya.
  • Traveling, belajar bahasa asing, persiapan ke PTN, menjadi volunteer adalah berbagai contoh kegiatan yang dapat dikerjakan selama Gap Year

CakeResume adalah webiste bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan CakeResume dan cari lowongan di website cari kerja kami. Yuk, cobain CakeResume sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu!

--- Ditulis Oleh Lydia Gavrila ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!

More Articles you might be interested in

Latest relevant articles
Interview Skills
May 7th 2024

5 Cara Menjawab Berapa Gaji yang Anda Inginkan dalam Interview!

Pernah ditanya "Berapa gaji yang Anda inginkan?" saat interview? Ini tips dan contoh jawabannya.