Ingin Jadi Product Manager? Kenali Job Desk, Skill, Cara, dll!

product manager adalah
Product Management

Lowongan kerja product manager pada situs job portal semakin berkembang dan semakin diminati oleh mahasiswa lulusan teknologi informasi (TI).

Bagaimana tidak, pastinya kamu pernah mendengar bahwa profesi sebagai product manager bisa bekerja di perusahaan-perusahaan teknologi besar yang aplikasinya sering kamu gunakan dalam keseharianmu, dan gaji yang ditawarkan untuk seorang product manager juga sangat menarik. 

Seiring berkembangnya teknologi yang semakin pesat dan era yang semakin menuju ke arah digital, perusahaan teknologi sangat membutuhkan seorang product manager yang dapat berinovasi untuk menyelesaikan masalah penggunanya dengan bantuan teknologi. Maksud teknologi disini biasanya adalah teknologi dalam bentuk aplikasi software, dan tugas product manager adalah mengembangkan atau meningkatkan produk (fitur) di dalam aplikasinya.

Sungguh menarik, bukan? Yuk, simak lebih lanjut tentang apa itu pekerjaan product manager!

Apa itu Product Manager?

Product manager adalah profesi seseorang yang bertanggung jawab atas strategi, roadmap perencanaan, dan pengembangan fitur untuk sebuah produk. Peran product manager adalah untuk mempunyai kepemilikan akan suatu produk dan bertanggung jawab untuk menjembatani tim User Experience (UX), tim Business, dan tim Teknologi secara bersamaan. 

✏️ Ketika kamu memiliki Role sebagai product manager kamu akan banyak berkomunikasi dengan: 

  • Tim UX untuk mendapatkan pain-points dan kebutuhan dari pengguna dalam penggunaan aplikasi
  • Tim Business untuk merencanakan strategi, aspek pemasaran, dan aspek keuangan yang selaras dengan bisnisnya
  • Tim Teknologi untuk mengembangkan atau develop solusi yang direncanakan dalam aplikasi tersebut.

Macam-macam Product Manager

Adapun tiga jenis product manager, yaitu:

1. Feature Product Manager

FPM berfokus pada membawa produk baru ke pasar atau mengembangkan produk yang ada untuk memenuhi kebutuhan penggunanya.

Dalam kesehariannya, FPM bertugas untuk merencanakan dan memutuskan fitur dan fungsionalitas apa yang akan ditambahkan selanjutnya.

Fitur ini juga harus memenuhi tiga kategori, yaitu: 

  • Valuable (dapat menjadi solusi yang dibutuhkan pengguna)
  • Usable (dapat digunakan dengan mudah)
  • Feasible (dapat direalisasikan dengan sumber daya dan anggaran saat ini).

2. Operational Product Manager

Operational Product Manager bekerja di lingkup kegiatan operasional untuk membantu tim operasional bekerja secara efektif dan efisien. Sebagai contoh, OPM akan bertugas untuk:

  • Mengelola dan mengawasi proses produksi peralatan dan perlengkapan yang wajib tersedia untuk mendukung kegiatan produksi.
  • Bekerjasama dengan orang dari pihak ketiga, dan tim staf operasional.

Karena bersifat operasional, OPM bertugas untuk selalu siap membantu tim operasional produksi jika ada masalah atau rintangan.

3. B2B Product Manager

B2B Product Manager berfokus pada pengembangan produk dalam lingkup B2B (business to business). Bisnis yang akan menggunakan produknya adalah bisnis dalam lingkup yang lebih besar dari individu, yaitu dalam lingkup sebuah perusahaan.

B2B Product Manager biasanya melakukan wawancara mendalam dengan penggunanya, melakukan kunjungan ke lokasi, dan harus mengikuti perkembangan berita industri.

Perkembangan Karir Product Manager

cara menjadi product manager

Perkembangan karir (career progression) untuk role product manager biasanya dimulai dari Associate Product Manager (pengalaman kerja 1-3 tahun) dengan rata-rata gaji associate product manager 10 juta, dilanjutkan dengan Product Manager (pengalaman kerja 4-6 tahun) dengan rata-rata gaji product manager 20 juta, hingga Senior/Lead Product Manager (pengalaman kerja lebih dari 7 tahun) dengan rata-rata gaji senior/lead product manager 30 juta. Adapun posisi diatas Senior/Lead Product Manager adalah Vice President of Product.

✏️ Beberapa kualifikasi product manager yang harus dimiliki:

  1. Gelar sarjana dan lulusan di bidang IT, teknik, manajemen bisnis, atau bidang terkait
  2. Pengalaman terkait product management yang relevan
  3. Dapat mengoperasikan Microsoft Office (Excel, PowerPoint) dan Task Management Tool (Asana, Trello, Jira)
  4. Dapat melakukan riset, interpretasi data dan data analisis lebih diutamakan
  5. Sertifikasi product manager / product management lebih diutamakan
  6. Kemampuan analitik, komunikasi (tertulis dan verbal), manajemen tim dan waktu

Tugas dan Tanggung Jawab Product Manager

Product manager akan terlibat dalam siklus pengembangan produk yaitu dimulai dari melakukan riset terhadap pengguna, pengumpulan kebutuhan, perencanaan dan desain, pengembangan dan pengujian, hingga peluncuran dan peninjauan kembali. 

Melansir dari situs The Product Manager, tugas dan tanggung jawab product manager adalah sebagai berikut:

  • Mengumpulkan data dan melakukan analisis untuk menghasilkan ide inovasi produk dan fitur baru
  • Menganalisis data pasar dan persaingan untuk menciptakan produk yang sesuai dan dibutuhkan pengguna saat ini
  • Mendefinisikan visi produk, roadmap produk, dan positioning produk
  • Mengkomunikasikan visi produk kepada tim bisnis untuk mendapatkan pangsa pasar produk
  • Menciptakan persyaratan produk untuk tim teknik dan dukungan untuk membawa produk baru ke pasar (market) atau untuk meningkatkan fitur yang ada
  • Mengawasi pengujian yang dilakukan tim teknologi untuk mendeteksi dan memperbaiki masalah dan melakukan peningkatan yang diperlukan
  • Mengumpulkan umpan balik pengguna untuk meningkatkan kualitas produk
  • Berkoordinasi dengan tim UX, bisnis, dan teknologi
  • Mengawasi produk sepanjang siklus hidup produk

Skill yang Dibutuhkan Product Manager

Apakah kamu sudah semakin tertarik untuk bekerja sebagai product manager? Pada bagian ini CakeResume akan membantu kamu untuk mengetahui skill yang dibutuhkan product manager agar kamu bisa memahami cara menjadi product manager dan mempersiapkan diri kamu dengan baik.

Berikut merupakan beberapa skill penting yang dibutuhkan seorang product manager:

1. Keahlian Teknis

Walaupun peran seorang product manager tidak berhubungan langsung dengan programming atau coding, ada baiknya product manager dapat memahami dan mengerti cara kerjanya untuk membantu product manager berkomunikasi dengan efektif saat menugaskan tim teknologi yang beranggotakan para developers. Peran product manager juga biasanya bekerja di industri teknologi sehingga mereka juga harus mengetahui tentang pengembangan aplikasi.

Dengan ini, product manager akan memiliki pengertian atau pemahaman yang selaras dengan para developers sehingga tidak akan ada miskomunikasi. Produk yang akan mereka kembangkan juga akan sesuai dengan yang ada pada perencanaan produk seorang product manager.

2. Pengetahuan tentang Pengalaman Pengguna (User Experience)

Bekerja dalam lingkup produk seringkali harus mengutamakan kebutuhan yang diinginkan pengguna. Tim UX akan melakukan riset untuk mengetahui kebutuhan dan pain-points pengguna yang kemudian akan dikomunikasikan kepada product manager untuk mengembangkan solusi yang pas.

Memiliki beberapa pengetahuan teknis dalam praktik terbaik User Experience akan sangat membantu peran product manager. Product manager akan lebih mudah untuk berbicara dalam bahasa yang sama dengan tim UX dan bisa menempatkan dirinya dalam posisi dan keadaan yang dirasakan seorang pengguna.

3. Keterampilan Penelitian

Dalam industri pekerjaan apapun, penting untuk memiliki keterampilan penelitian atau riset. Ini biasanya digunakan untuk meneliti pengembangan pasar saat ini, tren teknologi yang sedang ramai dibicarakan, dan tetap up-to-date dengan informasi dan pengetahuan terkini.

Product manager harus mengetahui keadaan pasar untuk mengembangkan dan merilis produk yang bersifat product market fit. Product Market Fit adalah ketika solusi yang dikembangkan sesuai dengan apa yang dibutuhkan pengguna.

4. Berpikir Kritis dan Keterampilan Analitis

Setelah tahap penyelesaian riset pasar, product manager harus menganalisis dengan menggunakan data untuk membuat keputusan strategis. Role product manager harus tahu bagaimana menggunakan data yang mereka kumpulkan untuk berinovasi, serta dapat mengatasi masalah pengguna saat ini dan mengembangkan solusi yang pada akhirnya dapat membantu dan digunakan penggunanya.

5. Kepemimpinan dan Kemampuan Untuk Mengambil Inisiatif

Tim produk pada dasarnya mencakup berbagai macam tim seperti tim UX, tim bisnis, dan tim teknologi. Dalam kesehariannya, product manager akan menugaskan berbagai tim untuk mengerjakan aktivitas yang ada dalam perencanaan, dan product manager harus mengetahui kekuatan masing-masing individu tim dan mendelegasikan tugas berdasarkan kemampuan anggota tim. 

Product manager harus menempatkan tim pada visi yang sama, mendukung dan memotivasi tim. Selain itu, product manager juga melakukan pengecekkan progres tiap individu, menanyakan status pengerjaan, dan kendala yang dihadapi.

📚 Bacaan lanjutan: 100+ Contoh Soft Skill & Hard Skill dalam CV (untuk 15 Pekerjaan)

Tips Cara Menjadi Product Manager

Sampai disini, mungkin kamu akan bertanya tips dan trik cara menjadi product manager agar dapat bersaing dengan kandidat lain yang juga melamar pada posisi yang sama. Yuk, simak tips berikut dari CakeResume cara menjadi product manager!

✅ Latih kemampuan analisis data

Data adalah kunci untuk menghasilkan informasi atau pengetahuan yang berharga. Dalam kesehariannya, product manager akan memerlukan data untuk menjadi dasar acuan keberhasilan suatu produk yang telah dikembangkan dan diluncurkan untuk pengguna luas. 

Dari pengumpulan data ini, peran product manager adalah melihat matriks penting seperti:

  • Seberapa sering fitur ini digunakan?
  • Ada berapa banyak pengguna baru?
  • Bagaimana umpan balik (feedbacks) pengguna setelah menggunakannya?

Product manager akan mengolah data ini dan menginterpretasikannya dalam bentuk visualisasi data untuk pengembangan berikutnya di kemudian hari. Laporan visualisasi data ini juga bisa diberikan kepada para pemangku kepentingan untuk mengetahui perkembangan produk ini di pasar (market).

✅ Ambil sertifikasi

​​Untuk menjadi product manager, kamu harus memahami lingkup tim produk yang bekerjasama dengan tim UX, bisnis, dan teknologi. Kamu perlu mempelajari seluruh siklus hidup produk, dari ide hingga peluncuran dan seterusnya. Peran product manager juga merupakan posisi yang menuntut keterampilan di bidang teknis maupun soft skill.

Sertifikasi product management menjadi penting untuk diambil karena jarang ada universitas yang menawarkan bidang studi ini.

💡 Pro tip:

Di luar universitas sudah terdapat banyak kursus online seperti di Udemy, Coursera atau bootcamp yang diselenggarakan perusahaan lokal, yang menawarkan kelas product management sehingga kamu pun bisa mendapat sertifikat formal untuk mendukung kredibilitas dan kemampuan kamu.

✅ Menulis CV yang menarik

CV yang menarik tentu akan membantu kamu menjadi lebih menonjol dibandingkan kandidat lainnya yang melamar di posisi yang sama. Pastikan kamu mempunyai CV yang relevan dan yang bisa menunjukkan pengalamanmu. Sebagai contoh, CakeResume telah menyediakan contohnya untuk menjadi bahan referensi kamu!

Buat CV product manager kamu sekarang juga di CakeResume, 100% gratis dan ATS-friendly! Ada banyak template yang menarik dan mudah digunakan, lho!🎉

Ingin tahu bagaimana cara membuat CV product manager yang baik dan benar? Yuk, lanjut baca artikel di bawah ini!

📚 Bacaan lanjutan:  3 Contoh CV Product Manager, Siap Diterima Perusahaan!

Product manager merupakan pekerjaan yang didambakan oleh banyak orang khususnya yang ingin bekerja di dunia teknologi. Di masa yang akan datang, posisi product manager juga akan semakin diperlukan dengan banyaknya perusahaan yang bergerak menuju digitalisasi. Yuk, persiapkan diri kamu dari sekarang untuk mendapatkan posisi product manager di perusahaan idaman kamu!

--- Ditulis Oleh Priscilia Octaviani ---

線上履歷工具

製作一份能幫你獲得面試機會的履歷。免費下載 PDF。

更多您可能有興趣的文章

最新相關文章
面試技巧
2024年3月6日

5 Cara Menjawab Berapa Gaji yang Anda Inginkan dalam Interview!

Ditanya "Berapa gaji yang Anda inginkan" saat interview? Kamu dapat menjawab dengan estimasi gaji dan alasanmu seperti “Di pekerjaan saya sebelumnya, saya menerima rata-rata gaji X juta sampai X juta dari fresh graduate hingga...