Daftar Isi:
Bagi perusahaan, merekrut karyawan bertalenta adalah salah satu proses yang vital untuk jalannya bisnis perusahaan. Tahukah kamu jika biaya mengganti karyawan yang ditanggung perusahaan sebesar 6-9 kali dari gaji bulanan, lho!
Untuk menghindari turnover karyawan dan biaya penggantian karyawan yang cukup besar, perusahaan melakukan proses rekrutmen karyawan yang efektif. Pada dasarnya, proses rekrutmen adalah suatu langkah dari perusahaan dalam menyeleksi karyawan baru untuk mengisi beberapa posisi yang dibutuhkan.
Proses perekrutan karyawan meliputi mencari kandidat dengan skill, experience,dan personality yang cocok untuk posisi yang dibutuhkan. Tentunya dalam proses rekrutmen dan seleksi dari mereview CV yang masuk, melakukan interview dengan kandidat, memilih kandidat, hingga orientasi karyawan untuk mulai bekerja.
Bagaimana cara merekrut karyawan yang tepat? Simak langkah rekrutmen yang efektif dibawah!
📚 Baca juga: Onboarding Karyawan: Arti dan Proses yang Efektif
Memang pada praktiknya dalam mencari karyawan terbaik untuk perusahaan dibutuhkan alur rekrutmen yang jelas dan efektif. Tak heran bila perusahaan memberikan fokus yang penuh pada prosedur rekrutmen agar berjalan dengan baik.
Bagaimana cara merekrut karyawan? Bagaimana langkah langkah rekrutmen yang efektif? Dibawah ini CakeResume akan membahas beberapa tahapan rekrutmen beserta contoh proses rekrutmen dan seleksi karyawan.
Hal pertama yang perlu diperhatikan dalam sistem rekrutmen karyawan adalah mengidentifikasi posisi yang dibutuhkan dan merencanakan seleksi SDM. Posisi yang perlu diidentifikasi adalah posisi yang membutuhkan skill baru, mengisi di departemen baru, atau posisi yang kosong dalam waktu lama.
Tahap awal perekrutan tenaga kerja dimulai dari perencanaan rekrutmen yang melibatkan analisis dan deskripsi spesifikasi pekerjaan, kualifikasi, pengalaman, dan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengisi posisi yang dibutuhkan.
Setelah menentukan posisi yang dibutuhkan, maka saatnya mempersiapkan iklan loker beserta deskripsi pekerjaan yang komprehensif. Deskripsi pekerjaan ini menjelaskan tugas dan tanggung jawab yang harus dilakukan oleh karyawan dengan posisi tersebut serta ekspektasi pekerjaannya.
Sehingga kandidat bisa menilai sendiri, apakah mereka termasuk dalam kualifikasi tersebut atau tidak. Hanya kandidat yang sesuai kualifikasi yang akan mendaftar lowongan tersebut.
Nah, apa saja yang perlu dicantumkan pada iklan loker?
Untuk menulis deskripsi pekerjaan dalam tahapan rekrutmen ini sedikit rumit. Ini dia Do and Don’ts saat menulis deskripsi pekerjaan.
✅ Do's
❌ Don'ts
Setelah semua siap, saatnya mempublikasikan lowongan pekerjaan. Keunggulan perekrutan dari sumber eksternal adalah untuk menjaring kandidat kompeten yang lebih luas. Pastinya proses rekrutmen akan jauh lebih mudah dan cepat.
Nah, perusahaan bisa mempublikasikan lowongan ke berbagai channels. Apa saja itu?
Survey membuktikan bahwa 46% dari recruiter cukup struggle untuk menarik kandidat terbaik, dan hal yang paling menantang bagi recruiter dalam tahapan rekrutmen karyawan adalah mengidentifikasi kandidat yang tepat.
Cara merekrut karyawan yang berkualitas antara lain dengan melakukan screening dan shortlisting kandidat dengan efektif dan efisien.
Nah, ini dia empat langkah-langkah rekrutmen untuk memilih kandidat terbaik :
4 Langkah Rekrutmen untuk Memilih Kandidat Terbaik:
Setelah memiliki list kandidat yang dipilih, tahapan rekrutmen selanjutnya adalah proses interview. Interview dalam proses rekrutmen untuk mengenal kandidat lebih jauh dan melakukan pencocokan informasi CV yang di submit pada perusahaan.
Nah, ternyata alur rekrutmen interview ada beberapa tahapan, lho. Yuk, simak dibawah ini:
▸ Interview HRD
Setelah lolos administrasi, calon karyawan akan diundang menghadiri interview dengan HRD sebagai proses rekrutmen selanjutnya. Pada tahapan interview HRD ini pertanyaan yang sering muncul antara lain pengalaman kerja, kegiatan sehari-hari, dan potensi diri dari kandidat.
▸ Interview User
Berbeda dengan interview HRD, pada interview user akan berfokus seputar teknis pekerjaan dan skill yang dimiliki. Tujuan interview user ini untuk menggali lebih dalam apakah kandidat skill teknis yang dimiliki cocok untuk posisi yang dibutuhkan.
▸ Psikotes
Apabila kandidat lolos dua tahapan wawancara, maka tahapan rekrutmen selanjutnya adalah tes psikotes. Pada umumnya, kandidat akan diberikan beberapa soal dan tes psikologi untuk melihat potensi dan bakat yang dimilki oleh kandidat.
▸ Interview dengan Manager
Interview dengan manager adalah rangkaian terakhir proses rekrutmen. Pada tahapan rekrutmen ini akan dilakukan oleh manajer langsung untuk mengetahui kelayakan kandidat pada posisi pekerjaan yang dicari.
Interview dengan manager adalah rangkaian terakhir proses rekrutmen. Pada tahapan rekrutmen ini akan dilakukan oleh manajer langsung untuk mengetahui kelayakan kandidat pada posisi pekerjaan yang dicari.
Tahap selanjutnya setelah calon tenaga kerja melakukan wawancara terakhir adalah evaluasi dan offering. Pada proses rekrutmen ini perusahaan memastikan informasi yang tertulis pada lamaran.
Kerap kali perusahaan menghubungi orang-orang yang dijadikan referensi kandidat seperti dosen, atau supervisor di perusahaan sebelumnya. Tahapan rekrutmen karyawan ini bertujuan untuk mengetahui informasi detail kandidat. Apabila merasa cocok, maka proses rekrutmen selanjutnya adalah memberikan offer letter kepada kandidat.
Tahapan rekrutmen selanjutnya adalah negosiasi gaji dengan kandidat yang terpilih. Biasanya perusahaan sudah memiliki standar gaji untuk setiap posisi yang dibutuhkan.
Selanjutnya, recruiter akan melakukan onboarding karyawan, yakni memberikan pemaparan mengenai teknis pekerjaan seperti tugas dan tanggung jawab selama bekerja. Selain itu perusahaan akan menjelaskan sistem penggajian, jatah cuti, fasilitas kantor, asuransi kesehatan, dan lain-lain.
Pastinya proses rekrutmen yang efektif memberikan berbagai manfaat bagi perusahaan. Nah, apa saja benefit dari tahapan rekrutmen yang efektif?
Proses rekrutmen yang efektif bisa menghemat biaya perekrutan. Mengapa demikian? Dengan aktif meng-hire karyawan baru akan meningkatkan profitabilitas dan performa bisnis. Serta membantu setiap departemen dengan karyawan yang dibutuhkan dalam meningkatkan performa.
Dengan melakukan proses seleksi karyawan yang cepat akan menarik perhatian kandidat-kandidat terbaik. Ketika proses rekrutmen lambat, maka kandidat yang berkualitas akan mencari opportunity di perusahaan yang lain. Sehingga perusahaan akan kehilangan kandidat terbaik mereka.
Proses seleksi karyawan yang efektif akan meningkatkan produktivitas karyawan, terutama departemen HR. Departemen HR bisa berfokus untuk melakukan pelatihan kepada karyawan baru dan karyawan lama. Pastinya dengan pelatihan dan pengembangan, bisa meningkatkan performa karyawan lainnya.
📚 Baca juga: Efektif! 10 Cara Meningkatkan Produktivitas Karyawan
Gunakan applicant tracking system (ATS) untuk memaksimalkan otomatisasi proses rekrutmen. Sistem ini mampu melacak jumlah pelamar, serta menyeleksi resume pelamar yang sesuai dengan kualifikasi perusahaan.
Pastinya proses seleksi karyawan lebih cepat dan recruiter bisa berfokus untuk melakukan prosedur rekrutmen selanjutnya.
Evaluasi dan pengembangan proses rekrutmen pada perusahaan bisa dilihat dari data atau statistik dari seleksi sdm sebelumnya. Pastinya perusahaan perlu membangun data analytic systems yang lengkap untuk melihat jumlah pelamar, jumlah pelamar yang diwawancara, universitas asal pelamar, dan lain-lain.
Branding perusahaan ini sangatlah penting untuk menarik perhatian para kandidat-kandidat terbaik dalam proses rekrutmen. Branding perusahaan yang jelas dan informatif akan meningkatkan kredibilitas dan keprofesionalan perusahaan.
Lakukanlah branding di website atau sosial media perusahaan agar lebih efektif. Jangan lupa untuk memberikan deskripsi perusahaan yang lengkap beserta visi dan misinya.
Setiap perusahaan memiliki proses rekrutmen yang berbeda-beda tergantung kebutuhan perusahaan. Seperti contoh proses rekrutmen dan seleksi karyawan Amazon yang menggunakan sistem peer-review atau penilaian dari karyawan internal.
Sistem peer-review ini melibatkan karyawan internal Amazon untuk turut andil pada proses rekrutmen. Hal ini dilakukan oleh Amazon karena mereka ingin mencari kandidat yang tepat dan sesuai dengan pekerjaan serta karyawan yang bekerja dalam departemen tersebut.
Performa perusahaan di masa depan ditentukan dengan sumber daya manusia yang berkualitas. Untuk itu proses rekrutmen yang efektif dan efisien dalam menjaring kandidat terbaik menjadi tahapan yang sangat penting bagi perusahaan.
Pastinya perencanaan rekrutmen perlu dipikirkan secara matang dan tepat, agar tidak membuang waktu dan biaya dalam proses rekrutmen.
Semoga ulasan proses rekrutmen dari CakeResume bisa membantumu dalam pelaksanaan proses rekrutmen dan seleksi karyawan yang lebih baik.
Pasang GRATIS 3 lowongan kerja pertama untuk perusahaan Anda. Sortir CV & rekrut kandidat berkualitas dengan mudah sekarang juga 🎉
--- Ditulis Oleh Talitha Edrea ---