Kuliah Jurusan Fisika? Ini 10 Prospek Kerja yang Menjanjikan!

Bagi kebanyakan orang yang mendengar kata “fisika,” pasti yang terpikirkan adalah sekumpulan rumus-rumus yang rumit. Bisa dipastikan asumsi ini memang benar adanya. Tapi, jangan salah, tingkat kerumitan yang dipelajari anak-anak di jurusan fisika murni ada manfaatnya, lho, dalam kehidupan kita, termasuk dalam dunia kerja.

Kuliah di fisika murni memang terkadang membosankan karena kekompleksannya, terkadang mahasiswa di jurusan fisika murni mengalami kesulitan dalam memahami bahan kuliahnya. 

Akan tetapi, sebenarnya jurusan fisika murni ini memiliki keunikan tersendiri dan prospek kerja jurusan fisika di luar sangat besar peluangnya. Penasaran dengan jurusan fisika murni itu seperti apa serta lulusan fisika kerja apa? Yuk, langsung saja simak ulasannya berikut.

Mengenal Jurusan Fisika Murni

Apa yang Diajarkan di Jurusan Fisika Murni?

Pada dasarnya, yang dipelajari oleh mahasiswa di jurusan fisika murni itu umumnya mengenai hukum-hukum alam yang berlaku di seluruh aspek materi di kehidupan kita, mulai dari benda-benda yang terlihat sampai yang tak terlihat sekalipun. Makanya, kuliah di fisika murni itu menyentuh banyak aspek dan berkaitan dengan jurusan-jurusan lain juga.

jurusan fisika, fisika murni, prospek kerja jurusan fisika
Ilmu Jurusan Fisika - Didesain oleh CakeResume

Apa Alasan Mengapa Memilih Jurusan Fisika Murni?

Berikut beberapa alasan mengapa memilih kuliah di fisika murni dan apa kaitannya dengan prospek kerja lulusan fisika ke depan.

  1. Dekat dengan Kehidupan Sehari-hari

Saat kuliah fisika murni kamu akan mengetahui bagaimana perbedaan kecepatan dan kelajuan ketika kamu bergerak, kalau sedang bergerak melingkar apa efeknya, mengapa kita tetap menapak di atas bumi. Menarik bukan?

  1. Mengasah Berpikir Kritis

Dengan membiasakan otak bekerja dengan urusan yang rumit seperti memecahkan rumus-rumus saat kuliah jurusan fisika murni, cara berpikir kamu akan terbiasa dan terbentuk secara tidak langsung untuk menyelesaikan masalah-masalah dengan cara sistematis. Jadi, bagi kamu yang akan mengikuti kuliah fisika murni, skill ini tidak akan sia-sia ketika kamu sudah menjadi lulusan fisika murni.

  1. Kuat dalam Menganalisa Data

Orang-orang lulusan fisika murni itu dibekali dengan prinsip-prinsip bagaimana cara menganalisa data dan grafik dengan logika yang benar, sehingga mereka akan mengetahui cara bagaimana memprediksi hasil dari sebuah eksperimen. Untuk informasi kamu, hampir setiap hari di kelas jurusan fisika murni kamu akan dihadapkan dengan beberapa tugas atau eksperimen yang berkaitan dengan analisa data atau grafik. 

  1. Prospek Kerja Menjanjikan di segala Bidang Pekerjaan

Ketika kamu mempelajari mata pelajaran sesuai dengan bidang yang kamu minati di jurusan fisika murni, ilmu tersebut bisa bermanfaat di bidang pekerjaan yang tidak berhubungan dengan fisika kedepannya. 

Misalnya, kamu sedang mempelajari tentang mekanika statistik dan ilmu data di kuliah jurusan fisika murni. Konsep-konsep dari kedua mata kuliah ini bisa terpakai jika kamu ingin bekerja di bidang e-commerce, data analisis, dan keuangan. Dengan kata lain menimba ilmu di jurusan fisika murni dapat membuka peluang kerja lulusan fisika murni di berbagai industri. 

Skill Apa saja yang dibutuhkan?

  • Kemampuan matematika yang baik
  • Imajinasi yang kuat 

Kemampuan ini dibutuhkan karena mayoritas mata kuliah fisika murni berisi tentang matematika atau perhitungan. Disamping itu, kemampuan imajinasi yang baik dibutuhkan karena ada beberapa bagian pelajaran yang memerlukan kemampuan konsep ruang tiga dimensi yang abstrak. Sehingga dengan kemampuan ini, konsep-konsep fisika tidak hanya dimengerti sebatas rumus saja melainkan ada makna yang berarti dibalik rumus-rumus itu. 

Prospek Kerja Jurusan Fisika

Mungkin sebagian orang akan bertanya-tanya jurusan fisika kerja apa ketika sudah lulus? Lalu, prospek kerja lulusan fisika seperti apa ke depan? Untuk mengenali peluang kerja jurusan fisika ketika lulus seperti apa, yuk, simak beberapa prospek kerja jurusan fisika di bawah ini. 

1. Profesor (Dosen/Pengajar)

Menjadi seorang pengajar adalah salah satu prospek kerja jurusan fisika yang menjanjikan, yakni menjadi pendidik anak-anak generasi penerus sehingga ilmu pengetahuan tentang fisika tetap berkembang dari generasi ke generasi. Jenis pekerjaan ini membutuhkan skil seperti:

💼 Skill yang dibutuhkan pengajar: 

  • Menguasai metode pembelajaran
  • Memiliki wawasan ilmu fisika yang baik seperti konsep fisika dasar serta memperbarui perkembangan ilmu fisika saat ini
  • Mampu merancang prosedur eksperimen untuk siswa atau mahasiswa
  • Mengenali beberapa jenis permainan menggunakan prinsip fisika

💰 Kisaran gaji menjadi dosen/ pengajar: Min. Rp. 3,000,000,-  

💡 Tips untuk mendapatkan pekerjaan: miliki latar belakang fisika minimal S1 (untuk pengajar di SD sampai SMA), S2 dan S3 Fisika untuk menjadi dosen fisika, serta memiliki bidang minat tertentu di dalam dunia fisika.

2. Data Scientist (Ilmuwan Data)

Jenis bidang ini terbilang baru di dunia pekerjaan. Dan kebanyakan orang mengira bahwa orang yang memiliki kemampuan sebagai data scientist hanya dari orang-orang jurusan statistik atau matematika saja, atau mungkin dari jurusan finansial atau jurusan SI. Saat ini, lulusan fisika murni tengah dipersiapkan sebagai data scientist di dunia kerja. Alasan kuat yang melatarbelakangi ini karena orang-orang lulusan fisika murni dipercaya memiliki daya logika tinggi dalam menganalisa berbagai data perusahaan, seperti keuangan, populasi, sebaran kostumer, dll. Berikut beberapa kriteria yang dibutuhkan jika kamu ingin menjadi data scientist:

💼 Kriteria yang dibutuhkan untuk menjadi data scientist:

  • Memiliki logika berpikir yang tajam
  • Menguasai ilmu statistik
  • Memiliki kemampuan programming, seperti python, matlab, R, machine learning, dll.
  • Cakap dalam mengambil keputusan berdasarkan data
  • Sanggup menganalisa output data di masa datang

💰 Kisaran gaji data scientist: Min. Rp. 10,000,000,-

💡 Tips untuk mendapatkan pekerjaan: miliki latar belakang fisika minimal S1. Pernah mempelajari statistika dasar, fisika statistik, mekanika statistik. Memiliki pengalaman menggunakan software yang berkaitan dengan data analyst. S2 Fisika bagian sains data biasanya lebih diutamakan.

3. Perusahaan BUMN

Tempat ini adalah salah satu prospek kerja lulusan fisika yang menjanjikan. Pasalnya, perusahaan-perusahaan ini milik pemerintah dan memiliki jaminan yang kuat ketika bekerja. Ada banyak perusahaan BUMN yang membutuhkan lulusan fisika murni seperti Pertamina, PT. PLN, PT. Semen Indonesia, Telkom Indonesia, dan lain-lain. Sebagai lulusan fisika murni, jika kamu ingin kerja di perusahaan BUMN, seperti ini kriterianya:

💼 Kriteria kerja di perusahaan BUMN:

  • Memiliki ketertarikan dalam bidang instrumentasi
  • Memiliki pengetahuan bidang kelistrikan
  • Memiliki pengetahuan tentang geofisika
  • Mampu menganalisa data
  • Memiliki keinginan kuat tentang Quality Control

💰 Kisaran gaji perusahaan BUMN: Min. Rp. 7,000,000,-

💡 Tips untuk mendapatkan pekerjaan: Gelar S1 Fisika merupakan jurusan yang wajib dimiliki, memiliki salah kemampuan seperti yang disebut di atas, memiliki dasar pemrograman.

4. Physicists (Fisikawan)

Jenis pekerjaan satu ini terbilang keren karena tugas yang tekuni adalah sebagai penemu atau peneliti di berbagai bidang di fisika dan bidang lain yang berhubungan. Biasanya peluang kerja jurusan fisika ini cocok jika kamu ingin jadi ilmuwan, dan kamu wajib memiliki bidang minat yang spesifik. Secara garis besar, di jurusan fisika murni ada dua area bidang, yakni fisika teori dan fisika eksperimen. Masing-masing bidang ini masih banyak lagi sub-bidangnya. Kamu bisa bekerja sebagai fisikawan di universitas atau di lembaga pusat penelitian, seperti LIPI, BATAN, BRIN, dan sebagainya. Berikut kriteria prospek kerja fisika murni jika kamu ingin berkecimpung sebagai ilmuwan fisika:

💼 Kriteria prospek kerja fisika murni:

  • Menguasai bidang keahlian tertentu di fisika
  • Minimal lulusan S2 fisika, tetapi lebih di prioritaskan lulusan S3 fisika
  • Memiliki daya analisis yang kuat
  • Memiliki keterampilan menulis artikel ilmiah
  • Memiliki kemampuan dalam membangun tim peneliti dan kolaborasi

💰 Kisaran gaji sebagai ilmuwan fisika: Min. Rp. 5,000,000,-

💡 Tips untuk mendapatkan pekerjaan: Kalau ingin bekerja sebagai ilmuwan fisika, gelar sarjana S1 tidak cukup. Kamu harus memiliki paling tidak gelar S2 fisika. Kemudian seiring berjalannya waktu, kamu perlu mengambil pendidikan S3 fisika untuk meningkatkan bidang keilmuan kamu serta sebagai tahap mendapatkan gelar guru besar (professor) ke depannya. Selain itu, miliki sebanyak-banyaknya artikel ilmiah yang kredibel untuk mendukung lamaran kerjamu.

5. Medical Physicists (Ahli Fisika Medis)

Seorang lulusan fisika murni juga bisa berkecimpung di dunia kesehatan yang disebut sebagai ahli fisika medis. 

Saat ini beberapa universitas di Indonesia tengah mengembangkan bidang minat jurusan fisika murni yakni, fisika medis. Prospek kerja jurusan fisika sebagai fisika medis banyak diperlukan di rumah sakit saat ini. Umumnya tugas mereka adalah sebagai seorang analisis gambar pencitraan hasil dari X-ray, MRI scan, rontgen, dan beberapa alat lain.

Jenis pekerjaan ini membutuhkan orang-orang yang mengerti tentang radioterapi, proses X-ray, dan juga penggunaan dosis. Dan salah satu orang-orang itu adalah generasi yang kuliah jurusan fisika murni.

💼 Kriteria menjadi seorang ilmuwan fisika medis:

  • Pernah belajar mata pelajaran Fisika Inti, Radioterapi, Dosis
  • Minimal bergelar S1 Fisika Medis
  • Pernah magang kerja di rumah sakit dan mengoperasikan alat CT-scan, MRI, dll.
  • Pernah belajar analisa data, misal: kelenturan otot, penggunaan dosis terapi, dll.

💰 Kisaran gaji sebagai medical physicists: Min. Rp. 4,000,000,-

💡 Tips untuk mendapatkan pekerjaan: kalau di Indonesia, lulusan S1 fisika murni bidang peminatan fisika medis sudah cukup untuk melamar kerja karena bidang ini terbilang cukup baru di Indonesia. Kalau diluar negeri, sebagai seorang ahli bidang medical physics lebih diutamakan lulusan S2 dan S3. Mengerti beberapa cara menggunakan alat medis dan terampil membaca data sangat diprioritaskan di dunia pekerjaan ini.

6. Nanotechnologist (Ahli Nanoteknologi)

Seorang nanotechnologist akan bergerak dibidang rekayasa teknologi maju dan menghabiskan waktu meneliti material-material dalam skala nano. Di bidang ini, prospek kerja lulusan fisika sangat menjanjikan di dunia internasional.

Biasanya, yang bekerja di bidang nanoteknologi, lulusan fisika murni akan banyak berinteraksi dengan orang-orang dari jurusan lain, seperti dari jurusan kimia, matematika, teknik elektronik, teknik rekayasa mesin, biologi, dan lain-lain. Tergantung bidang nanoteknologi yang digeluti, tempat bekerjanya bisa di laboratorium dan perusahaan. Berikut kriteria yang dibutuhkan:

💼 Berikut kriteria yang dibutuhkan:

  • Memiliki pengetahuan tentang bidang nanoteknologi
  • Tertarik melakukan penelitian bidang nanoteknologi
  • Pernah mengambil mata kuliah tentang material maju, elektronik, mekanika kuantum, dll.  
  • Senang menulis artikel ilmiah
  • Memiliki kemampuan analisa data

💰 Kisaran gaji sebagai nanotechnologist: Min. Rp. 5,000,000,-

💡 Tips untuk mendapatkan pekerjaan: Bagi lulusan fisika murni yang ingin menekuni bidang ini, setidaknya sudah menyandang gelar S2 bidang fisika, dan kalau bisa lulusan S3. Karena pekerjaan yang ditekuni membutuhkan tingkat keahlian tinggi dalam melakukan penelitian. Memiliki publikasi ilmiah lebih diutamakan.

7. Astronomer

Prospek kerja fisika murni bisa juga menjadi seorang astronom. Dengan pengetahuan dasar tentang astronomi yang memadai, besar kesempatan kamu untuk bekerja dibidang ini. Menjadi seseorang yang ahli astronomi, kamu akan berhubungan dengan penelitian tentang luar angkasa, seperti menemukan planet dan galaksi baru, mengamati peredaran tata-surya, medan gravitasi, dan lain-lain.

Ilmu-ilmu dasar dari bidang ini sangat erat hubungannya dengan lulusan fisika murni. Tetapi, sebagai astronomer kebanyakan peluang terbuka di luar negeri, terutama di negara-negara maju. Kriteria lulusan fisika murni yang diperlukan seperti ini:

💼 Kriteria lulusan fisika murni yang diperlukan seperti ini:

  • Paham dengan dunia astronomi
  • Memiliki kemampuan matematika yang baik
  • Paling tidak memiliki ilmu dasar seperti kosmologi, kebumian, gelombang gravitasi, mekanika kuantum bisa dikuasai.
  • Memiliki logika pemrograman yang baik

💰 Kisaran gaji sebagai astronomer: Min. Rp. 4,000,000,-

💡 Tips untuk mendapatkan pekerjaan: prospek kerja lulusan fisika ini memerlukan paling tidak gelar S2 fisika. Memiliki gelar S3 akan lebih diprioritaskan. Telah memiliki publikasi ilmiah di bidang astronomi bisa jadi nilai tambah.

8. Aerospace Engineer (Insinyur Luar Angkasa)

Menjadi seorang lulusan dari jurusan fisika murni dan ingin bekerja di bidang teknik penerbangan adalah salah satu tujuan yang tepat. Disini prospek kerja fisika murni cukup menjanjikan karena selama kuliah fisika murni, beberapa mata pelajaran dasar berhubungan dengan penerbangan pesawat. Biasanya sebagai lulusan fisika murni, pekerjaan ini bisa ditemukan di perusahaan maskapai penerbangan, seperti Garuda Indonesia, Lion Air, Batik Air, dan juga termasuk di TNI Angkatan Udara.

💼 Kriterianya sebagai berikut:

  • Memiliki pengetahuan dasar fisika yang baik
  • Sudah mempelajari mata kuliah tentang fluida, termodinamika, mekanika, elektronika dasar
  • Paham analisa data
  • Memiliki pengetahuan tentang penerbangan akan lebih bagus lagi

💰 Kisaran gaji sebagai aerospace engineer: Min. Rp. 10,000,000,-

💡Tips untuk mendapatkan pekerjaan: bagi kamu yang ingin mencoba bekerja di bidang aerospace engineering, minimal kamu sudah bergelar S1 Fisika. Lalu, memiliki keahlian khusus berhubungan dengan penerbangan bisa menjadi nilai plus.

Tips untuk mendapatkan pekerjaan: bagi kamu yang ingin mencoba bekerja di bidang aerospace engineering, minimal kamu sudah bergelar S1 Fisika. Lalu, memiliki keahlian khusus berhubungan dengan penerbangan bisa menjadi nilai plus.

9. Optical Engineer (Insinyur Optik)

Prospek kerja fisika murni juga bisa bekerja di bidang optik sebagai seorang engineer. Jenis pekerjaan ini umumnya bekerja sebagai pembuat-pembuat lensa yang digunakan pada alat eksperimen, kamera, layar televisi, dan yang lainnya. Lulusan fisika murni dibutuhkan dalam bidang ini karena kemampuan tentang optika dari orang-orang jurusan fisika dapat dipercayai.

💼 Kriteria yang dibutuhkan seorang optik engineer:

  • Sudah mempelajari tentang fisika geometri, cahaya dan gelombang, dan optik
  • Setidaknya pernah melakukan eksperimen tentang pemantulan cahaya, difraksi dan polarisasi cahaya
  • Mampu menguasai data
  • Memiliki ketertarikan di bidang optik

💰 Kisaran gaji sebagai optical engineer: Rp. 3,000,000,-

💡Tips untuk mendapatkan pekerjaan: Minimal kamu memiliki gelar S1 Fisika. Selain itu, jika kamu pernah menggunakan software pemodelan tentang optik, bisa menjadi penguat kamu dapat diterima di bidang ini.  

Nah, sudah tahu kan bagaimana prospek kerja jurusan fisika sekarang? Jika kamu ingin masuk jurusan fisika murni, terlebih dahulu kamu perlu memastikan apakah kamu benar-benar ingin masuk jurusan ini atau tidak. Kalau kamu memiliki passion di bidang ini, tidak ada salahnya kamu mencoba. prospek kerja jurusan fisika itu akan menjanjikan ketika kamu sudah memberikan yang terbaik dari versinya kamu. Tetap semangat!  

CakeResume adalah sebuah online CV builder yang praktis. Ada banyak template yang menarik dan yang mudah untuk digunakan. Kamu juga bisa unduh CV dalam format PDF, lho, 100% gratis! Yuk, buat CV kamu dengan CakeResume sekarang juga 🎉

--- Ditulis oleh Desman Perdamaian Gulo ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!

More Articles you might be interested in

Latest relevant articles
Interview Skills
Mar 6th 2024

5 Cara Menjawab Berapa Gaji yang Anda Inginkan dalam Interview!

Ditanya "Berapa gaji yang Anda inginkan" saat interview? Kamu dapat menjawab dengan estimasi gaji dan alasanmu seperti “Di pekerjaan saya sebelumnya, saya menerima rata-rata gaji X juta sampai X juta dari fresh graduate hingga...