Sales Promotion: Pengertian, Tujuan, Contoh, Strategi

Bagi kamu yang berkarier di bidang bisnis, pastinya sudah tidak asing lagi dengan marketing sebagai salah satu unsur penting dalam penjualan produk. Strategi marketing pun beragam dan harus disesuaikan dengan tujuannya.

Kalau kamu ingin menaikan penjualan ataupun mencapai sebuah target, sales promotion mungkin akan menjadi strategi marketing yang cocok untuk bisnis kamu.

Pada artikel kali ini, CakeResume akan memperkenalkan kegiatan sales promotion, yakni strategi marketing yang mudah diterapkan untuk beragam tipe bisnis. 

Sales Promotion Adalah

Apa yang dimaksud dengan sales promotion?

Sales promotion adalah kegiatan marketing yang dilakukan untuk mendorong konsumen dalam membeli sebuah produk serta meningkatkan brand awareness terhadap produk tersebut. Tipe marketing ini juga sangat berpengaruh dalam mendorong terjualnya sebuah produk secara cepat. 

Tujuan kegiatan sales promotion 

1. Memperkanalkan Produk Baru

Ketika kamu ingin memperkenalkan produk baru, ada baiknya kamu menggunakan jenis marketing sales promotion untuk menarik perhatian konsumen pada produk baru tersebut.

2. Meningkatkan Brand Awareness

Meningkatkan brand awarness juga dapat dilakukan dengan cara sales promotion. Kegiatan ini sangat penting untuk dilakukan terutama pada produk yang tergolong baru. Selain itu, brand awarness meningkatkan perhatian konsumen untuk membeli produk tersebut. 

3. Meningkatkan Daya Saing

Di dalam dunia bisnis, tentu banyak pesaing dalam produk jualanmu. Dengan melakukan sales promotion, kamu pun bisa memperkenalkan dan meyakinkan konsumen bahwa produk yang kamu tawarkan unik dan berbeda dari kompetitor lainnya.

4. Menaikkan penjualan pada off-seasons

Selain memperkenalkan produk baru, sales promotion juga bertujuan menjual sisa persediaan produk lama. Pada umumnya, kegiatan ini ditawarkan pada masa off-season dengan berbagai promo dan discount yang menarik.

5. Menarik perhatian pelanggan baru

Sales promotion juga bisa membantumu untuk menarik perhatian para pelanggan baru dan memperkenalkan mereka pada produk bisnis mu. 

Nah, itulah pengertian dan beberapa tujuan dari kegiatan sales promotion. Berikutnya, CakeResume akan membahas lebih lanjut tentang berbagai contoh dan tips dalam melakukan Sales Promotion.

Contoh Sales Promotion

Ada banyak contoh sales promotion yang dapat kamu terapkan dalam dunia bisnis. Berikut adalah jenis-jenis sales promotion:

contoh sales promotion, sales promotion
Contoh Sales Promotion

1. Flash Sales

Flash sales adalah kegiatan sales promotion yang sering dijumpai dalam dunia e-commerce. Konsep dari kegiatan ini adalah dengan memberikan tawaran harga yang lebih rendah (diskon) yang berlaku hanya dalam jangka waktu tertentu. Kuantitas produk yang ditawarkan juga terbatas, sehingga akan memicu konsumen untuk melakukan pembelian.

2. Competitions and Challenges

Kegiatan kompetisi atau challenge biasanya dilaksanakan pada platform sosial media, dan ampuh untuk meningkatkan engagement atau keterlibatan konsumen dengan brand. Cara sales promotion ini merupakan cara yang sangat efektif karena kegiatan ini dapat meningkatkan publisitas gratis kepada brand jika kompetisi ini mengharuskan partisipan untuk berbagi konten dalam akun sosial media mereka. 

3. Giveaway/Hadiah gratis

Contoh sales promotion berikutnya adalah dengan mengadakan kegiatan giveaway/hadiah gratis. Strategi sales promotion bisa menjadi salah satu cara untuk mengurangi produk yang sudah out of date. Namun selain itu, strategi ini juga bisa menjadi cara untuk memperkenalkan produk sebuah brand.

4. Coupons/Vouchers

Contoh sales promotion ini juga bisa dilakukan untuk membuat konsumen merasa spesial saat menerima kupon/voucher tersebut. Dengan menambahkan batas waktu, konsumen juga akan merasa terdorong untuk menggunakannya sebelum masa berlaku kupon/voucher tersebut habis.

5. Free Trial/Coba Gratis

Mirip dengan hadiah gratis, free trial juga adalah salah satu contoh kegiatan sales promotion untuk memberikan rasa senang pada konsumen. Dengan menerima sesuatu secara cuma-cuma, konsumen akan dapat mengenal produk dan brand lebih lanjut. Bahkan, jika konsumen merasa puas, mereka dapat mempertimbangkan untuk membeli dan terus memakai produknya. 

6. Product Bundle

Kamu pasti pernah menjumpai sales promotion dalam bentuk product bundle, yaitu ketika dua atau tiga produk dijual dalam satu bentuk paket dan dengan penawaran harga yang menarik. 

Dengan menerapkan sistem ini, konsumen akan merasa diuntungkan karena mendapatkan beragam produk dengan harga yang menarik. Ini juga merupakan cara yang menguntungkan bagi sebuah brand, karena memberikan kesempatan bagi konsumen untuk mengenal berbagai variasi produk mereka. Cara ini juga bisa diterapkan untuk promosi penjualan produk baru dan produk lama.

7. Free Shipping/Gratis ongkir

Contoh kegiatan sales promotion terakhir adalah free shipping atau gratis ongkir. Cara ini sangatlah manjur terutama jika kamu bergerak dalam bisnis e-commerce. Dengan free shipping, konsumen pun akan merasa mendapatkan benefit karena dapat menghemat biaya ongkos kirim sehingga secara tidak disadari akan membeli produk dalam jumlah yang lebih banyak.

Kelebihan dan Kekurangan Sales Promotion

Semua cara yang diterapkan pastinya memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Berikut adalah beberpa contoh kelebihan dan kekurangan dari kegiatan sales promotion.

Kelebihan dan Kekurangan Sales Promotion

✅ Kelebihan Sales Promotion 

  1. Memperkenalkan dan mengarahkan konsumen pada produk baru

Sering dijumpai bahwa metode sales promotion dilakukan saat sebuah brand sedang launching produk baru di pasaran. Dengan berbagai tawaran diskon, free trial, dan hadiah/voucher, konsumen akan lebih aware akan produk baru. Ini sekaligus dapat meningkatkan kemungkinan bagi konsumen untuk mencoba membeli produk baru tersebut.

  1. Memberi reward kepada konsumer yang loyal

Kegiatan sales promotion bisa dilakukan untuk memberi reward pada konsumen yang telah membeli secara loyal. Apresiasi dan reward yang diberikan juga bisa mempertahankan ke-loyalan konsumen untuk setia membeli produk pada bisnismu.

  1. Menjual persediaan produk yang berlebih

Saat menjalani bisnis, pasti kamu pernah menjumpai adanya persediaan produk yang berlebih. Sales promotion bisa menjadi salah satu solusi untuk menangani masalah ini. Selain itu, kamu pun bisa menarik perhatian konsumen untuk membeli produk yang berlebih yang mungkin belum pernah mereka coba sebelumnya.

  1. Meningkatkan penghasilan untuk mencapai goal akhir bulan

Banyak perusahaan yang menerapkan kegiatan sales promotion untuk menaikkan promosi penjualan pada akhir bulan. Walaupun cara ini bisa menarik perhatian konsumen, tapi untuk menjaga nilai dan harga asli sebuah produk, ada baiknya kamu tidak melakukannya setiap bulan. Hal ini penting untuk menghindari perilaku konsumen yang akan cenderung menunggu sampai akhir bulan baru membeli produk tersebut.

❌ Kekurangan Sales Promotion 

  1. Kesulitan untuk mengembalikan harga jual produk ke harga aslinya.

Saat konsumen pernah menerima harga discount dari produkmu, maka ada saatnya dimana konsumen akan merasa keberatan untuk membeli produk di harga aslinya. Hal ini terjadi apabila kamu menerapkan sistem discount dengan jangka waktu yang terlalu lama dan terlalu sering. 

  1. Asumsi bahwa sales promotion akan mendevaluasi produk bisnismu.

Ada saatnya ketika konsumen akan berasumsi bahwa bisnismu sedang sulit dan mengalami masalah penjualan saat kamu menerapkan metode sales promotion. Hal ini akan terlihat terutama jika kamu mengadakan sales promotion untuk setiap produk dan dalam jangka waktu yang berdekatan atau terlalu sering.

Tips untuk Menjalankan Sales Promotion yang Efektif

Inilah beberapa tips yang dapat kamu terapkan untuk menghasilkan sales promotion yang efektif.

tips sales promotion, sales promotion
tips sales promotion

1. Membuat goal yang jelas saat menerapkan kegiatan sales promotion

Sebelum melakukan sales promotion, tentukanlah goal yang jelas dalam kegiatan sales promotionmu. 

✅ Contoh-contoh goal dalam menentukan sales promotion meliputi:

  • Menarik perhatian dan awarness konsumen pada produk baru
  • Meningkatkan penjualan
  • Meningkatkan retensi pelanggan
  • Membangkitkan dan menjaga kestabilan bisnis pada masa-masa sulit

2. Menargetkan audience yang tepat

Ada baiknya untuk memahami terlebih dulu akan target konsumenmu. Hal ini bisa dilakukan dengan memberikan survei singkat untuk membantumu mengerti apa kebutuhan, preferensi, interest, dan perilaku pembelian dari konsumen. Kegiatan ini dapat membantumu untuk menentukan tipe sales promotion mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen dan bisnismu.

3. Memberi value yang praktikal

Penawaran sales promotion harus sesuai dengan hasil yang dirasakan konsumen. Junjunglah nilai yang praktikal saat menerapkan sales promotion dalam bisnismu. Misalkan, jangan sampai kamu menpromosikan keunggulan X, tapi ternyata hasil yang dirasakan konsumen justru adalah Y atau Z. Hal ini dapat berpengaruh buruk akan pandangan konsumen terhadap bisnismu.

4. Melakukan sales promotion pada hari besar

Melakukan sales promotion pada hari besar adalah cara yang efektif untuk menarik konsumen terutama ketika mereka sedang mencari hadiah atau penawaran khusus.

Hari raya umum yang bisa kamu manfaatkan untuk melakukan kegiatan sales promotion antara lain: Hari Ibu, Hari Raya Idul Fitri, Hari Natal, Hari Valentine, dll. Selain itu, setiap hari raya yang tertuju pada suatu kelompok tertentu, seperti Hari Ibu, dapat menjadi strategi yang cocok untuk menargetkan segmen konsumen tertentu pada bisnis kamu.

5. Melakukan evaluasi kembali 

Setelah berhasil melakukan sales promotion pertama, cobalah lakukan analisis terhadap hasil sales promotion tersebut. Apakah sesuai dengan target yang telah kamu tetapkan? Dengan menganalisis kegiatan sales promotion pertama, kamu pun bisa lebih paham akan kelebihan dan kekurangan yang ada, sehingga mudah bagimu untuk menentukan kegiatan sales promotion yang berikutnya.

Perlu diingat bahwa sales promotion tidaklah sama dengan sistem personal selling. Perbedaan personal selling dan sales promotion terletak pada cara mempromosikan sebuah produk. Singkatnya, personal selling adalah promosi yang dilakukan oleh seorang sales untuk menawarkan sebuah produk barang/jasa, sementara sales promotion artinya adalah serangkaian cara/metode yang diterapkan sebuah bisnis untuk memasarkan produk yang ditawarkan. 

Tipe sales promotion manakah yang menarik perhatianmu? 

--- Ditulis oleh Lydia Gavrila ---


Resume Builder

Build your resume only in minutes!

More Articles you might be interested in

Latest relevant articles
Interview Skills
Mar 6th 2024

5 Cara Menjawab Berapa Gaji yang Anda Inginkan dalam Interview!

Ditanya "Berapa gaji yang Anda inginkan" saat interview? Kamu dapat menjawab dengan estimasi gaji dan alasanmu seperti “Di pekerjaan saya sebelumnya, saya menerima rata-rata gaji X juta sampai X juta dari fresh graduate hingga...