3 Cara Menulis Sertifikat Dalam CV Agar Menarik!

Sertifikasi merupakan salah satu bagian penting yang tercantum dalam dokumen CV lamaran kerja. Jika kamu mengetahui cara membuat CV yang baik dan menarik, serta telah mencatumkan sertifikasi yang tepat, ini akan memperbesar peluang kamu untuk mendapatkan sebuah pekerjaan. 

Beberapa sertifikasi memang bersifat wajib sebelum kamu melamar pekerjaan, namun ada juga sertifikasi yang hanyalah bukti nyata dari keterampilan kamu. 

Pernahkah kamu mengikuti kelas-kelas pelatihan yang bersertifikasi ataupun berhasil mengikuti ujian sertifikasi, namun merasa kesulitan untuk memilih sertifikasi yang relevan yang akan dicantum ke dalam CV? 

Memiliki banyak sertifikasi tentunya dapat menunjukan komitmen dan kecerdasan dalam dunia profesional. Namun, tidak semua sertifikasi pantas dimasukkan ke dalam CV yang hanya terbatas pada satu halaman. 

sertifikat dalam cv
CV dengan Sertifikasi

Pada artikel ini, Cake akan memandu kamu melalui cara menulis sertifikat di CV yang tepat untuk memilih dan mencantumkan sertifikat di CV kamu, termasuk contoh sertifikat dalam CV.

Apa itu Sertifikasi?

Sertifikasi adalah sebuah dokumen resmi yang membuktikan status atau tingkat pencapaian. Pencapaian disini dapat berupa mengikuti webinar/seminar akademis, menjadi anggota kepanitiaan, menyelesaikan sebuah kursus, atau lulus sebuah ujian.

sertifikat di cv

Mengapa sertifikat untuk CV dibutuhkan?

Berikut adalah beberapa alasan mengapa kamu perlu mencantumkan sertifikat pada CV:

  • Sertifikat di CV adalah bukti nyata dari keterampilan yang kamu miliki dan pengetahuan yang diperoleh.
  • Sertifikat dalam CV dapat meningkatkan peluang kamu diterima pada sebuah pekerjaan yang membutuhkan keahlian khusus.
  • Sertifikat di CV dapat memberikan dorongan tambahan untuk menegosiasi nominal gaji yang lebih tinggi.
  • Sertifikat dalam CV dapat membuktikan bahwa kamu mengikuti perkembangan teknologi terbaru dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap teori terbaru.
  • Sertifikat di CV adalah salah satu aspek yang dapat menandakan kemauan kamu untuk belajar dan mendapatkan ilmu.
  • Sertifikat dalam CV bisa menjadi alternatif ekonomis yang bagus untuk pendidikan universitas yang mahal.

Contoh Penulisan Sertifikat di CV yang Populer 

Sertifikasi yang tepat untuk kamu sangat bergantung pada tujuan dan aspirasi karir kamu. Kamu perlu melakukan riset mengenai sertifikat yang populer dan dibutuhkan di industri saat ini agar dapat menjadi lebih unggul dibanding kandidat lain.

Terdapat beberapa sertifikasi yang semakin populer karena kemampuannya untuk diterapkan ke berbagai bidang ataupun karena sertifikasi tersebut menetapkan standar pengetahuan industri tertentu.

Melansir dari artikel CIO, berikut merupakan beberapa contoh penulisan sertifikat dalam CV yang populer dari jurusan IT yang harus dimiliki pada tahun 2024:

✍️ Sertifikat untuk pekerja bidang IT:

  1. AWS Certified Cloud Practitioner
  2. Certified Cloud Security Professional (CCSP)
  3. Certified Information Security Manager (CISM)
  4. Cisco Certified Network Professional (CCNP)
  5. CompTIA (A+, Cloud+, Security+)
  6. Microsoft Certified Azure Solutions Architect Expert
  7. Information Technology Infrastructure Library (ITIL)
  8. Oracle MySQL Database Administration
  9. Project Management Professional (PMP)
  10. Salesforce Certified Development Lifecycle and Deployment Designer

Cara Mencantumkan Sertifikat di CV

Jika kamu memiliki sertifikasi yang sangat kritis terhadap sebuah pekerjaan yang akan dilamar, kamu perlu memasukkannya ke bagian deskripsi diri dalam CV atau ringkasan, dan juga bagian sertifikasi secara spesifik. Perhatikan tips cara memilih Sertifikat yang akan dicantumkan panda CV:

1. Perhatikan Deskripsi Lowongan Kerja

Ada kalanya kualifikasi dalam sebuah lowongan pekerjaan memerlukan lisensi atau sertifikasi tertentu. Jika lowongan pekerjaan menyebutkan sertifikasi sebagai persyaratan minimum, kamu perlu menulis sertifikat di CV. Jika ada di bagian "bagus untuk dimiliki", itu mungkin tidak diperlukan, namun mencantumkannya tetap akan memberikan keunggulan. 

Jika sertifikasi disebutkan dalam lowongan pekerjaan, kemungkinan perekrut atau Applicant Tracking System (ATS) akan menyaring CV yang tidak menyebutkannya. Ketika kamu mencantumkan sertifikasi di CV, ini akan mencegah penolakan secara otomatis.

📚 Baca juga: Begini Cara Membuat CV ATS Friendly Agar Lolos Screening!

2. Tunjukkan Pengalaman Industri

Pengalaman industri dapat menjadi salah satu titik kuat yang dapat membuktikan bahwa kamu telah memperoleh pengalaman bertahun-tahun di industri ini. Maka dari itu, ada baiknya untuk melampirkan sertifikat di CV yang memverifikasi tingkat pengalaman kamu dengan cara yang tepat guna.

3. Pilih Sertifikat yang Menunjukkan Keahlian Kamu

Pada pekerjaan yang tidak mewajibkan kamu memiliki sertifikasi tertentu, kamu bisa tetap mengambil kesempatan ini untuk menunjukkan keahlian kamu. 

Semakin terkenal atau bergengsi sebuah sertifikat, maka kredibilitas dan kepercayaan kepadamu akan semakin meningkat. Ini juga membuktikan bahwa kamu mempunyai sertifikasi standar industri sehingga kinerja dan performa yang kamu punya sudah tidak diragukan lagi.

4. Pilih Sertifikat yang Menunjukkan Pencapaian Kamu

Selain sertifikat formal, pencapaian lainnya juga dapat berupa mendapatkan sertifikat webinar atau seminar, sertifikat pelatihan formal atau non-formal, sertifikat menyelesaikan kursus online, sertifikat pencapaian dalam perlombaan, dan sertifikat menulis sebuah publikasi. Kamu bisa memilih sertifikat pencapaian yang relevan dan berhubungan dengan pekerjaan yang kamu akan lamar.

Ingin membuat CV menarik seperti contoh CV diatas? Cake menyediakan 12+ template CV gratis yang bisa kamu gunakan! Bisa download sebagai PDF dan share melalui tautan 🎉

Cara Menulis Sertifikat di CV 

Pada bagian ini, Cake akan memberikan contoh cara melampirkan sertifikat pada CV.

1. Membuat Bagian Sertifikasi

Pada bagian sertifikasi dalam sebuah CV, berikut adalah hal-hal yang perlu dimasukkan:

  • Cantumkan nama sertifikasi
  • Cantumkan nama lembaga sertifikasi atau di mana kamu mendapatkannya
  • Cantumkan tanggal kamu memperoleh sertifikasi
  • Cantumkan tanggal kadaluarsa sertifikat (jika ada)

Ada beberapa sertifikasi memiliki tanggal kadaluarsa. Nah, jika begitu, jangan mencantumkan sertifikat pada CV yang telah melewati tanggal berlakunya, ya.

✍️ Contoh cara melampirkan sertifikat di CV:

Sertifikasi

  • Project Management Professional (PMP) Certification, Project Management Institute, 2024
  • Microsoft Dynamics 365 Customer Engagement (CE) Certification, Microsoft, 2022
  • Google Cloud Certified - Associate Cloud Engineer, Google, 2021
  • Visualize Data with Python Course, Codecademy, 2020
  • Data Science and Machine Learning Course, Purwadhika, 2019

2. Mencantumkan pada Deskripsi Diri

Jika kamu memiliki sertifikasi yang sangat diperlukan sebuah pekerjaan, kamu juga dapat memasukkannya ke dalam bagian ringkasan deskripsi diri dalam CV

Namun, ini tidak berlaku untuk sebagian besar sertifikasi, jadi pastikan bahwa sertifikat itu benar-benar merupakan persyaratan kerja dan merupakan akronim yang terkenal dan mudah dikenali, seperti PMP, CISM, CFA, CIPM, CBAP. 

Sebagai poin tambahan, selalu tambahkan nama lengkap sertifikat kamu setidaknya sekali sebelum menyingkat. Ini meningkatkan peluang Anda untuk melewati sistem ATS.

✍️ Contoh Deskripsi Diri CV yang ada sertifikat: 

Certified Financial Advisor (CFA) yang andal dengan 5 tahun pengalaman dan gelar Master di bidang Keuangan dan sertifikasi dari Universitas Indonesia, berpengalaman dalam mengelola portofolio investasi korporat, memahami market trend dan strategi untuk meningkatkan ROI, sedang mencari kesempatan untuk bergabung sebagai Penasihat Keuangan Senior dan mengembangkan solusi keuangan yang baik untuk klien tingkat atas.

3. Mencantumkan pada Riwayat Pendidikan dalam CV

Selain itu, kamu juga dapat memasukkan sertifikasi di bagian riwayat pendidikan di CV. Penulisan sertifikat dalam CV dapat berupa kursus sertifikasi sepanjang karir universitas, dan merupakan bagian dari program gelar yang resmi.

✍️ Contoh CV yang ada sertifikat: 

BINUS University (2016-2020)

  • Salesforce Certified Administrator (2018)
  • NetApp Certified Technology Associate (2017)

Contoh Sertifikasi dalam CV

1. Contoh Sertifikat dalam CV (Cara Mencantumkan Sertifikat)

sertifikat dalam cv
Contoh CV Data Scientist - Dibuat di Cake

2. Contoh Sertifikat dalam CV

contoh cv, sertifikat dalam cv, sertifikasi cv
Cara Mencantumkan Sertifikasi dalam CV - CV dibuat di Cake

Ingin membuat CV menarik seperti contoh CV diatas? Cake menyediakan 12+ template CV gratis yang bisa kamu gunakan! Bisa download sebagai PDF dan share melalui tautan 🎉

Kesimpulan 

  • Menambahkan sertifikasi profesional ke CV adalah bukti bahwa seseorang memiliki kompetensi dan keahlian untuk melakukan sesuatu pekerjaan dengan baik.
  • Letakkan sertifikasi CV di tiga tempat: di bagian sertifikasi, dalam ringkasan/deskripsi diri di CV atau di bagian riwayat pendidikan di CV
  • Jangan sertakan sertifikasi yang sudah kadaluarsa maupun tidak relevan.
  • Tonjolkan sertifikasi bergengsi di prioritas teratas dalam penulisan supaya menarik perhatian.

Cake adalah website untuk membuat CV terbaik yang bisa menunjukan professional branding kamu di mata HRD. Kamu bisa langsung menggunakan template CV ATS-friendly dari Cake dan download dalam bentuk PDF, 100% gratis! Selain bikin CV gratis, kamu juga bisa buat portofolio dan cari kerja dengan job portal atau aplikasi cari kerja Cake.

--- Ditulis Oleh Priscilia Octaviani --- 

Resume Builder

Build your resume only in minutes!

More Articles you might be interested in

Latest relevant articles
Interview Skills
May 7th 2024

5 Cara Menjawab Berapa Gaji yang Anda Inginkan dalam Interview!

Pernah ditanya "Berapa gaji yang Anda inginkan?" saat interview? Ini tips dan contoh jawabannya.