Apa itu Bootcamp? Tipe, Manfaat, Contoh

Belajar hal baru telah menjadi lebih mudah dengan perkembangan teknologi. Kamu bisa mendapatkan berbagai informasi dari internet, hanya perlu mengetik hal yang ingin kamu ketahui pada mesin pencari, kemudian mesin akan menyediakan berbagai situs web dengan kata kunci yang sesuai dengan apa yang kamu cari. Tidak heran, saat ini banyak sistem pendidikan yang kemudian juga beradaptasi dengan hal ini dan menyediakan berbagai tugas yang sifatnya praktikal dan mampu membekali para siswa di luar dari informasi yang didapatkan secara mandiri di internet.

Tak terkecuali dengan bootcamp training, sistem pembelajaran ini mulai populer terutama di kalangan milenial dan Gen-Z karena dianggap efektif dan efisien untuk membekali mereka dengan informasi dan kemampuan yang diminati dengan mudah. Untuk kamu yang masih belum mengetahui apa yang dimaksud dengan bootcamp, kenapa harus ikut bootcamp, atau mempertanyakan di bootcamp akan belajar apa saja, simak artikel berikut untuk menemukan jawabannya!

Apa itu Bootcamp?

bootcamp-adalah
Pengertian Bootcamp

Arti bootcamp adalah suatu program pembelajaran intensif yang dilakukan selama durasi tertentu dan diberikan oleh spesialis atau ahli. Tujuan dari bootcamp adalah untuk memberi pemahaman secara praktikal terkait suatu bidang pembelajaran agar para calon profesional dapat terjun langsung ke bidang yang ingin dipelajari. Training bootcamp yang sudah ada di pasar dan banyak diminati meliputi: UI/UX Design, Product Management, Data Analytics, Digital Marketing, Software Engineering, dan lain-lain. 

Apakah Bootcamp Efektif?

Menurut data dari Mckinsey, permintaan terhadap pekerja profesional, terutama di bidang digital, mengalami lonjakan tajam hingga 80% dalam beberapa tahun terakhir. Namun, faktanya hanya sekitar 23% dari pekerja profesional tersebut memiliki kemampuan kompeten dan memenuhi persyaratan perusahaan dengan baik. Ini berarti ada kelebihan permintaan yang sulit dipenuhi karena kurangnya tenaga profesional. Maka itu, kehadiran bootcamp training bisa menjadi jawaban untuk memenuhi kurangnya angka tenaga profesional tersebut untuk menghadirkan lulusan-lulusan yang kredibel dan kompeten terhadap suatu bidang tertentu.

Bootcamp Cocoknya Untuk Siapa?

Pertanyaan selanjutnya terkait bootcamp training adalah sebenarnya program ini cocoknya untuk siapa ya? Apakah jika sekarang posisinya masih sekolah bisa untuk mengikuti bootcamp? Bagaimana jika sudah kuliah dan memilih jurusan tertentu, apakah masih bisa untuk mengikuti program bootcamp?

Jawabannya bisa!

Bootcamp training sebenarnya terbuka untuk siapa saja yang berminat untuk mempelajari kemampuan khusus secara intensif. Pada program bootcamp juga biasanya tidak ada batasan usia apalagi syarat minimal edukasi yang harus dimiliki, hanya perlu pikiran dan hati yang serius untuk belajar! Namun jika ingin dijabarkan, program bootcamp dapat bermanfaat untuk individu-individu di bawah ini:

  • Mahasiswa/mahasiswi yang berkuliah di bidang yang sesuai dengan program bootcamp dengan tujuan mencari koneksi dan pengalaman praktikal terkait jurusan yang sudah diambil sebagai persiapan untuk terjun di dunia kerja
  • Mahasiswa/mahasiswi atau seseorang di level junior yang ingin belajar hal baru dan mencari skill tambahan di luar jurusan kuliah yang sudah ditekuni 
  • Seorang yang ingin berganti bidang pekerjaan (career switcher)

Tapi sederhananya, program bootcamp baik coding, data, marketing, maupun lainnya terbuka untuk siapa saja yang memang ingin sungguh-sungguh belajar dan komitmen waktu untuk mendapatkan ilmu yang mereka inginkan.

Tipe-tipe Program Bootcamp

Ternyata bootcamp juga ada berbagai jenis. Berikut adalah jenis-jenis program bootcamp yang perlu kamu ketahui:

1. Berdasarkan Jenis Bidangnya

Seperti yang sudah disebutkan di atas, program bootcamp bisa terbagi berdasarkan bidang yang ingin dipelajari. Saat ini program bootcamp yang dapat paling banyak kamu temui adalah yang berdekatan dengan industri masa kini seperti digital dan tech. Maka itu bootcamp training untuk IT, seperti software engineering, data analytics, product management sangat mudah kamu cari, lainnya ada di bidang UI/UX Design, Human Resources, Digital Marketing, Social Media Marketing, dan lain-lain.

2. Berdasarkan Fleksibilitas

Selain berdasarkan bidang, program bootcamp juga dibagi berdasarkan fleksibilitas: offline, online, atau belajar mandiri. Saat ini tentunya lebih banyak program bootcamp yang menawarkan secara online dan belajar mandiri untuk menjangkau orang-orang yang berada di seluruh Indonesia. Namun, untuk kamu yang suka tatap muka, ada juga kok program bootcamp secara offline yang dapat menjadi opsi agar kegiatan belajarmu semakin efektif!

3. Berdasarkan Durasi Belajar

Selanjutnya, jenis bootcamp training yang terakhir terbagi berdasarkan durasi belajarnya. Terdapat pilihan antara full-time dan part-time. Jika full-time tentunya akan memiliki durasi kelas yang lebih singkat dibanding part-time. 

Contoh:

Jika seorang part-time dapat diselesaikan dalam waktu 20 minggu melalui kelas malam, maka full-time hanya memerlukan sekitar 12 minggu saja karena pelajar dapat menyelesaikannya dalam jangka waktu yang ditentukan. Hal ini tergantung dari ketersediaan kamu di hari-hari kelas untuk bootcamp, jika kamu masih sambil sekolah atau bekerja, maka lebih baik ambil program bootcamp part-time yang biasanya dilakukan di malam hari atau di akhir pekan, sementara jika kamu saat ini bisa memberikan seluruh waktumu untuk belajar intensif, kamu dapat memilih program bootcamp full-time.

Bootcamp vs Gelar Kuliah

Untuk kamu yang bertanya apa sih perbedaan antara program bootcamp dan kuliah, berikut adalah perbedaannya:

➡️ Waktu Pembelajaran

Seperti yang sudah dijelaskan, bootcamp training merupakan program intensif yang dapat kamu ikuti serta hanya memberikan materi-materi yang sifatnya teknikal pada dunia kerja, maka itu, durasi bootcamp training biasanya jauh lebih cepat karena kurikulum yang diberikan juga dipadatkan sesuai kebutuhan program. Durasi bootcamp training biasanya mulai dari 2 bulan sampai 1 tahun. Sementara untuk pembelajaran di universitas untuk mendapat gelar kuliah biasanya membutuhkan waktu 4 tahun.

➡️ Biaya Mengikut Program

Untuk konteks biaya, biasanya biaya kuliah akan ditagih per-semester. Namun pada program bootcamp, biaya bisa dibayarkan full di depan, adapun pembayaran uang muka dahulu, kemudian setelah siswa telah lulus dan diterima kerja, sisa biaya kelas dibayarkan secara bulanan yang dipotong dari penghasilan siswa yang bekerja di bidang baru tersebut. Sistem ini juga dikenal dengan Income Share Agreement (ISA).

➡️ Materi Program

Karena durasi yang berbeda, maka materi yang ada di program bootcamp juga dibuat seefektif dan sepadat mungkin agar bisa dipraktekkan di dunia kerja. Jika pada kuliah, tentunya kamu akan mendapat informasi dan ilmu yang lebih banyak mengingat durasi dan kurikulum yang ditawarkan cakupannya lebih luas dan besar, sistem pembelajarannya juga biasanya lebih slow pace sehingga mahasiswa dapat mengerti secara perlahan. Namun pada program bootcamp, semua dipersingkat agar siswa bisa mendapat semua materi sesuai dengan durasi yang ditentukan.

Manfaat Bootcamp

Di bawah adalah 7 manfaat program bootcamp yang bisa kamu dapatkan ketika memutuskan untuk belajar pada program intensif ini:

1. Kesempatan Belajar dari Mentor Berpengalaman

Di program bootcamp, mentor yang mengajar pun tidak sembarangan, biasanya para siswa akan diajar oleh ahli-ahli di bidang yang bersangkutan dan merupakan orang yang telah memiliki posisi tinggi atau sudah berpengalaman di bidangnya. Tak jarang, sosok-sosok ini merupakan sosok yang berpengaruh di perusahaannya untuk membawa perubahan sehingga dapat membagikan ilmunya kepada para siswa.

2. Bertemu dan Membangun Koneksi dengan Orang Baru

Dengan mengikuti program bootcamp, kamu akan bertemu dengan berbagai orang dari seluruh Indonesia dan berkesempatan networking. Hal ini bisa menjadi keuntungan untuk kamu menambah dan menjalin koneksi dengan berbagai macam orang dari latar belakang yang berbeda. Selain itu, siapa tahu koneksi itu bisa digunakan untuk menjadi rekan kerjamu atau prospek untuk bisnismu.

3. Bisa Membuat Portofolio yang Lebih Menjanjikan dengan Proyek Nyata

Biasanya selain adanya pembelajaran secara teori, program bootcamp juga menyediakan sesi sharing dengan alumni dan memiliki proyek tertentu yang dapat digunakan sebagai portofolio para siswa. Portofolio ini biasanya berupa proyek nyata yang relevan saat siswa akan terjun di bidang pekerjaan tersebut nantinya. Sehingga, dengan mengikuti bootcamp training, siswa sudah dilatih untuk membuat proyek secara nyata dan relevan dengan industri.

4. Mempelajari Ilmu Baru dalam Waktu Singkat 

Dengan durasi pembelajaran yang intensif, akan banyak ilmu baru yang diberikan secara padat dan sesuai dengan kebutuhan industri saat ini. Maka itu, program bootcamp sesuai untuk kamu para pencari ilmu baru yang dapat belajar ilmu berguna dan memiliki rasa ingin tahu yang besar terhadap industri yang kamu pelajari.

5. Kelas Bersifat Lebih Privat

Dalam program bootcamp, biasanya jumlah peserta 10-20 orang dimana akan terasa lebih privat daripada saat kamu belajar saat kuliah. Dengan jumlah peserta yang tidak terlalu banyak, maka ilmu yang diberikan dapat lebih terserap dan peserta dapat lebih fokus selama pembelajaran.

6. Kurikulum Sudah Direncanakan dan Disusun dengan Teratur

Dalam program bootcamp, sudah ada kurikulum yang diatur seefektif dan sebaik mungkin. Sehingga, para siswa tidak perlu takut akan sia-sia karena materi yang disampaikan terbukti memenuhi kebutuhan industri saat ini dan disampaikan oleh ahlinya.

7. Mengakselerasi Kesempatan Berkarir

Selain portofolio, biasanya pada program bootcamp juga terdapat sertifikat penyelesaian yang bisa kamu unggah pada akun pencarian kerja seperti Linkedin untuk menambah kredibilitasmu sebagai tenaga profesional. Hal ini akan membuat dirimu terlihat lebih menonjol dan menarik di mata rekruter. Diharapkan setelahnya, semua pembekalan dari bootcamp dapat membantumu mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.

bootcamp-adalah, manfaat-bootcamp
Manfaat Ikut Bootcamp

Contoh Kurikulum Bootcamp

Setelah mengetahui arti, jenis-jenis, serta manfaat program bootcamp, sekarang mari kita simak contoh dari kurikulum bootcamp yang dapat kamu jadikan referensi untuk mendaftar ke bootcamp training yang ada di luar sana!

1. Kurikulum Bootcamp Full Stack Web Developer

Materi yang kamu pelajari

  1. Front-End Development
  2. Back-End Development
  3. Full Stack Development
  4. Version Control and Collaboration
  5. User Experience and Design Principles
  6. Web Security
  7. Deployment and Devops
  8. Emerging Technologies

Susunan silabus

Modul 1: Front-End Development

  • Introduction to Front-End Development
  • HTML & Semantic Markup
  • CSS3 and Responsive Design
  • JavaScript Fundamentals
  • DOM Manipulation and Event Handling
  • Front-End Frameworks (React, Vue, Angular)

Modul 3: Full Stack Development

  • Integrating Front-end and Back-End
  • Working with MVC Architecture
  • State Management and API Consumption
  • Real-Time Communication (WebSockets)
  • Handling User Inputs ad Forms
  • Testing and Debugging

Modul 5: User Experience and Design Principles

  • User-Centered Design Principles
  • Creating Intuitive and User-Friendly Interfaces
  • Accessibility and Inclusive Design
  •  Optimizing Performance and Loading Speeds

Modul 7: Deployment and Devops

  • Continous Integration and Deployment (CI/CD)
  • Containerization with Docker
  • Cloud Services (AWS, Heroku, or Google Cloud)
  • Monitoring and Scaling Applications

Modul 2: Back-End Development

  • Introduction to Back-End Development
  • Server-Side Scripting (Node.js, Python, Ruby)
  • Building RESTful APIs
  • Database Design and Management (SQL, NoSQL)
  • Authentication and Authorization
  • Server Deployment and Hosting

Modul 4: Version Control and Collaboration

  • Git and Version Control Basics
  • Collaborative Development with Github
  • Code review and Pull Requests
  • Managing and Resolving Merge Conflicts

Modul 6: Web Security

  • Understanding Web Security Threats
  • Implementing Secure Authentication
  • Cross-Site Scripting & Cross-Site Request Forgery Prevention
  • Best Practices for Data Protection

Modul 8: Emerging Technologies

  • Exploring Progressive Web Apps (PWAs)
  • Introduction to Serverless Architecture
  • Blockchain and Decentralized Application (DApps)
  • Keeping up with Industry Trends

2. Kurikulum Bootcamp Product Management

Materi yang kamu pelajari

  1. Introduction to Product Management
  2. Market Research and Customer Insights
  3. Ideation and Conceptualization 
  4. User Centered Design and UX/UI Principles
  5. Agile Development and Scrum
  6. Product Launch and Go-to-Market Strategy
  7. Product Metrics and KPI(s)
  8. Stakeholder Management and Communication
  9. Product Strategy and Roadmapping
  10. Ethical Considerations and Product Ethics
  11. Entrepreneurship and Innovation
  12. Career Development and Industry Trends

Susunan silabus

Modul 1: Introduction to Product Management

  • Understanding the role of a Product Manager
  • Importance of product management in business
  • Product management frameworks and methodologies
  • Defining the product life cycle

Modul 3: Ideation and Conceptualization

  • Generating and evaluating product ideas
  • Conceptualizing features and enhancements
  • Prioritization techniques (MoSCoW, RICE)
  • Creating effective user stories and product requirements

Modul 5: Agile Development and Scrum

  • Introduction to agile methodology
  • Scrum frameworks and sprint planning
  • Collaborative product development
  • Managing backlogs and sprints

Modul 7: Product Metrics and KPI(s)

  • Defining KPI
  • Monitoring and analyzing product metrics
  • Making data-driven decisions
  • Continuous improvement and optimization

Modul 9: Product Strategy and Roadmapping

  • Developing a clear product vision
  • Creating product roadmaps and strategy
  • Long-term planning and vision execution

Modul 11: Entrepreneurship and Innovation

  • Fostering a culture of innovation
  • Identifying market opportunities
  • Lean startup principles

Modul 2: Market Research and Customer Insights

  • Conducting market research and analysis
  • Identifying target customer segments
  • Gathering user feedback and customer insights
  • Utilizing data and analytics for decision-making

Modul 4: User-Centered Design and UX/UI Principles

  • Design thinking and user-centered design
  • Creating intuitive user experiences (UX)
  • User interface (UI) design principles
  • Prototyping and wireframing

Modul 6: Product Launch and Go-to-Market Strategy

  • Planning and executing product launches
  • Crafting compelling value propositions
  • Pricing strategies and models
  • Marketing and promotions

Modul 8: Stakeholder Management and Communication

  • Collaborating with cross-functional teams
  • Effective communication and leadership skills
  • Handling conflicts and negotiations
  • Building strong relationships with stakeholders

Modul 10: Ethical Considerations and Product Ethics

  • Ethical Considerations in product management
  • Responsible design and development practices
  • Ensuring user privacy and data security

Modul 12: Career Development and Industry Trends

  • Navigating career in product management
  • Networking and building professional relationships
  • Staying updated with industry trends

3. Contoh Kurikulum Bootcamp Data Analyst

Materi yang kamu pelajari

  1. Pengenalan Analisis data: Dasar-dasar analisis, proses analisis
  2. Dasar-dasar statistik: Mempelajari konsep penting tentang probabilitas, pengujian hipotesis, dan analisis regresi.
  3. Pengolahan data: Menguasai teknik pre-processing data, penanganan nilai yang hilang, transformasi data, agregasi, manipulasi menggunakan tools seperti Pandas.
  4. Visualisasi data: Menciptakan visualisasi menggunakan Matplotlib, Seaborn, dan Plotly.
  5. Analisis data eksploratori (EDA): Mengungkap pola, hubungan, dan anomali dalam data.
  6. Dasar-dasar SQL: Menulis kueri kompleks untuk mengambil informasi relevan sebagai bahan analisis
  7. Pengenalan Machine Learning: Memahami dasar pembelajaran machine learning dan aplikasinya dalam analisis data
  8. Etika dan privasi data: Memahami etika saat bekerja dengan data dan membuat keputusan berdasarkan hasil analisis
  9. Data Analytics Tools: Bekerja dengan tools data seperti Phyton, Jupyter Notebooks, dan SQL

*Terdapat proyek portofolio yang akan disesuaikan dengan kebutuhan industri

Susunan silabus

Modul 1: Pengenalan Analisis data

  • Pengantar analisis data
  • Proses analisis data
  • Menjelajahi data

Modul 3: Pengolahan data

  • Teknik preprocessing data
  • Penanganan data yang hilang
  • Transformasi data dengan Pandas

Modul 5: Analisis Data Eksploratori (EDA)

  • Pengenalan Analisis Data Eksploratori (EDA)
  • Mengidentifikasi pola dan anomali yang terjadi pada data
  • Menggunakan EDA dalam pengambilan keputusan

Modul 7: Pengenalan Machine Learning

  • Supervised & unsupervised algorithm learning
  • Implementasi model sederhana

Modul 9: Data Analytics Tools

  • Pemahaman data analytics tools: Python, Jupyter Notebooks, dan SQL
  • Eksplorasi visualization tools dan business intelligence

Modul 2: Dasar-dasar statistik

  • Konsep dasar statistik
  • Probabilitas dan Distribusi
  • Pengujian Hipotesis
  • Analisis Regresi

Modul 4: Visualisasi Data

  • Membuat visualisasi data yang menarik 
  • Memahami penggunaan Matplotlib dan Seaborn
  • Memahami pembuatan dasbor interaktif dengan Plotly

Modul 6: Dasar-dasar SQL

  • Pengenalan SQL
  • Menulis kueri untuk ekstraksi data
  • Pemrosesan data relasional dengan SQL

Modul 8: Etika dan privasi data

  • Pertimbangan etika dalam analisis data
  • Regulasi privasi data
  • Keamanan informasi dan praktik terbaik terhadap data 

Kesimpulan

  • Bootcamp artinya adalah pelatihan intensif terkait suatu bidang industri yang biasanya berlangsung selama beberapa periode dengan tujuan memberi pembelajaran praktikal untuk siswa dan diajar oleh tenaga profesional di bidangnya.
  • Bootcamp training cocok untuk para mahasiswa yang ingin mendalami bidang industrinya secara praktikal dan membuka kesempatan untuk menambah koneksi, para junior level yang ingin mencari pengalaman dan menambah portofolio, serta para career switcher yang ingin menambah ilmu untuk pindah bidang pekerjaan. Namun pada dasarnya, bootcamp training terbuka untuk siapa saja yang ingin belajar hal baru terkait dengan bidang pembelajaran yang ditawarkan.
  • Tipe-tipe program bootcamp dibagi berdasarkan jenis bidangnya, fleksibilitas, dan durasi pembelajaran. 
  • Perbedaan program bootcamp dengan gelar kuliah adalah waktu pembelajarannya yang lebih singkat, jumlah siswa yang lebih sedikit, kurikulum yang dirancang memenuhi kebutuhan praktikal industri, dan dengan portofolio proyek pada bootcamp serta sertifikat penyelesaian dapat membantu kamu dalam mendapatkan kesempatan berkarir yang kamu inginkan.

Cake adalah website bikin CV ATS-friendly gratis dengan tampilan menarik dan profesional. Cocok untuk para mahasiswa, fresh graduates hingga para professional. Buat juga portofolio online kamu dengan Cake dan cari lowongan di website cari kerja atau aplikasi cari kerja kami. Yuk, cobain Cake sekarang juga untuk mendapatkan pekerjaan impian kamu!

--- Ditulis Oleh Leony Jardine ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!

More Articles you might be interested in

Latest relevant articles
Interview Skills
May 7th 2024

5 Cara Menjawab Berapa Gaji yang Anda Inginkan dalam Interview!

Pernah ditanya "Berapa gaji yang Anda inginkan?" saat interview? Ini tips dan contoh jawabannya.