Cara Membuat Summary LinkedIn yang Dilirik Perusahaan! [+Contoh]

Di jaman ini, mencari pekerjaan bisa dilakukan secara online. Salah satu platform yang bisa kamu gunakan adalah LinkedIn. Platform ini dapat memperluas jaringan sosial berorientasi bisnis dan memudahkan siapa pun dalam mencari pekerjaan maupun mencari calon karyawan.

Di platform ini, ada satu bagian yang disebut LinkedIn Summary. Kamu dapat menarik perhatian tim rekruter dengan menulis summary di LinkedIn yang menarik. 

Bagaimana Summary LinkedIn bisa menarik perhatian perekrut?

Melalui summary di LinkedIn, kamu bisa menunjukkan kepribadianmu dan apa yang kamu inginkan dalam mengejar karir. Jika kamu menulis ringkasan ini dengan tepat, profilmu bisa muncul dalam pencarian perusahaan atau perekrut.

Apa Itu Summary LinkedIn?

Ketika kamu membuat profil LinkedIn, tentunya kamu menemukan summary LinkedIn yang harus kamu isi. 

LinkedIn Summary itu apa sih?

LinkedIn Summary atau bio LinkedIn adalah beberapa paragraf teks yang muncul tepat sebelum bagian pengalaman kerja. LinkedIn memberikan batas hingga 2,600 kata, tetapi hanya tiga sampai empat baris pertama yang terlihat dan untuk melihat sisanya, pengunjung harus mengklik “Baca Selengkapnya”.

Oleh karena itu, summary untuk LinkedIn ini harus berisi hal-hal yang menarik tentang keahlian, pengalaman, dan minat kamu. Anggaplah bio LinkedIn ini sebagai elevator pitch kamu.

📚 Bacaan lanjutan: Elevator Pitch: 5 Cara Membuat Pitching yang Menarik!

Mengapa Mencantumkan LinkedIn Summary itu Penting?

Manfaat LinkedIn Summary
Manfaat LinkedIn Summary

Tahukah kamu, dengan cara membuat ringkasan profil LinkedIn yang menarik dapat membuat kamu dilirik oleh perekrut dan mendapatkan lebih banyak wawancara? Beberapa hal di bawah ini menjelaskan pentingnya bio LinkedIn yang perlu kamu ketahui. 

1. Memperkuat Kesan Pertama Kamu

Summary LinkedIn adalah salah satu hal pertama yang dilihat pengunjung profil kamu. Pengunjung hanya bisa melihat sekitar 300 karakter dari ringkasan profil kamu sebelum mengklik “Baca Selengkapnya”. 

Kamu perlu menarik perhatian perekrut dan menyoroti pencapaian serta keahlian kamu dengan menuliskan summary untuk LinkedIn yang ringkas dan mencolok terutama pada 300 karakter pertama. 

Hal ini bisa membuat pengunjung untuk tetap berada di profil kamu, membaca seluruh profil, dan pada akhirnya, menghubungi kamu.

2. Menceritakan Kisah dan Kepribadian Kamu

Dibandingkan bagian dari profil LinkedIn lainnya, bio LinkedIn memberi kesempatan untuk menceritakan tentang dirimu secara langsung kepada pengunjung profil. Kamu bisa menuliskan mulai dari pencapaian profesional hingga motivasi hidup sehingga membuat pembaca tertarik dan nyaman untuk menghubungi kamu. 

Tidak hanya keahlian, tetapi kamu juga bisa menunjukkan kepribadian kamu. Tambahkan sedikit bakat dan humor, namun ingatlah untuk tetap bersikap profesional. 

Dengan summary di Linkedin, perekrut bisa melihat siapa kamu, apa yang kamu minati, apa yang bisa kamu tawarkan ke perusahaan, dan apakah cara kerjamu cocok dengan budaya perusahaan.

3. Meningkatkan Peringkat di Hasil Pencarian LinkedIn

LinkedIn menggunakan LinkedIn summary, gelar saat ini, LinkedIn headline, dan faktor lainnya dalam algoritma. 

Pastikan kamu menyertakan kata kunci dalam LinkedIn summary kamu. Istilah-istilah yang bisa kamu masukkan yaitu kata kunci yang berkaitan dengan keahlian, jabatan, dan industri. Misalnya, konten, manajemen, analisis, finance, editing, dan lain-lain. 

Dengan cara menulis summary yang kaya akan kata kunci, profil kamu akan mengalami peningkatan visibilitas dan peluang untuk muncul di pencarian perekrut.

📚 Bacaan lanjutan: 9 Manfaat Networking Dalam Karier dan Cara Membangunnya!

Cara Menulis Summary di LinkedIn yang Menarik

Menulis summary untuk LinkedIn tidaklah mudah. Ada beberapa hal yang perlu dipikirkan dan disiapkan terlebih dahulu. Jadi, apa yang yang harus kamu tulis di LinkedIn summary kamu?

1. Buatlah Garis Besar Sebelum Menulis Summary di LinkedIn

Uraikan hal-hal yang ingin kamu katakan supaya paragraf yang akan kamu tulis tidak bertele-tele. Memiliki struktur yang sudah ditentukan akan membantu kamu berkomunikasi dengan jelas dan ringkas. 

Kamu bisa mempertimbangkan untuk mengikuti format seperti di bawah ini:

  1. Hook: Kalimat yang membuat pembaca ingin terus membaca. Ingat, hanya tiga baris awal yang terlihat saat perekrut mengunjungi profil kamu.
  2. Misi: Sampaikan kepada pembaca mengapa kamu melakukan apa yang sedang kamu lakukan.
  3. Keahlian dan Keterampilan: Beri tahu pengunjung profil keahlian apa saja yang kamu kuasai.
  4. Prestasi: Tunjukkan bagaimana keahlian kamu membantu mencapai prestasi di masa lalu.
  5. Call-to-Action: Ajak perekrut untuk menghubungi kamu setelah mereka selesai membaca summary di LinkedIn kamu.

2. Mulai dengan Kalimat Pembuka yang Kuat

Karena LinkedIn hanya menampilkan tiga baris awal dari summary LinkedIn, 300 karakter pertama tersebut harus cukup kuat untuk menarik perhatian pembaca dan membuat pembaca ingin tahu lebih tentang kamu.

Kamu bisa mengisi dengan hal utama yang ingin kamu tunjukkan kepada perekrut. Brainstorming yang kamu bisa lakukan, yaitu:

  • Apa yang membedakan kamu dari orang lain?
  • Kombinasi keterampilan apa saja yang membantu kamu dalam mencapai prestasi?
  • Mengapa kamu mencintai pekerjaan kamu?
  • Apa prestasi terbaik yang kamu miliki?

Dengan memulai bio LinkedIn berdasarkan pertanyaan-pertanyaan ini, kamu bisa menarik perhatian perekrut.

summary linkedin, profil linkedin
Contoh summary LinkedIn dengan pembuka yang kuat Selengkapnya lihat: Profil LinkedIn oleh Andhika Sudarman

3. Bahas Pengalaman Kerja

Meskipun LinkedIn menyediakan bagian khusus pengalaman kerja, kamu tetap perlu meringkas tentang pengalaman kerja selama ini. Menulis pengalaman kerja di LinkedIn summary merupakan kesempatan kamu untuk menunjukkan pencapaianmu selama ini. 

Sebagai contoh, “Saya memiliki 6 tahun pengalaman kerja sebagai Direktur di Departemen Marketing.”

Bagi kamu yang belum memiliki pengalaman kerja, jangan patah semangat ya! Kamu bisa mengisi LinkedIn summary dengan pengalaman magang, organisasi, dan kepanitiaan yang pernah kamu ikuti.

summary linkedin, profil linkedin
 Contoh profil summary yang membahas pengalaman kerja. Selengkapnya lihat: Profil LinkedIn oleh Priscilla Anais

4. Tuliskan Keahlian dan Kualifikasi yang Kamu Miliki

Setelah menuliskan pengalaman kerja, kamu bisa menjelaskan tentang keahlian dan kualifikasi yang kamu gunakan selama bekerja baik itu soft skill ataupun hard skill. 

Jika kamu baru saja lulus, kamu bisa menuliskan tentang keahlian yang kamu kuasai selama mengikuti sebuah organisasi. Misalnya, mendesain poster sebuah acara di kampus.

summary linkedin, profil linkedin
Contoh ringkasan diri di LinkedIn yang membahas pengalaman kerja. Selengkapnya lihat: Profil LinkedIn oleh Stephanie Regina

5. Sertakan Call-to-Action Dengan Kontak Informasi

Penutup tidak kalah pentingnya dengan pembuka. Sertakan ajakan untuk berkomunikasi dengan kamu dengan cara membagikan kontak informasi. 

Jika tujuan akhir kamu adalah mendapat tawaran dari perekrut, maka akhiri bio LinkedIn dengan berbagai cara untuk menghubungi kamu. 

Tidak hanya nomor telepon, tapi kamu juga boleh menyertakan alamat email sebagai Call-to-Action. Bahkan akan lebih baik lagi jika kamu menyertakan CV sehingga perekrut bisa mengenal kamu lebih lanjut. 

summary linkedin, profil linkedin
Contoh summary di LinkedIn dengan Call-to-Action. Selengkapnya lihat: Profil LinkedIn oleh Tiffany Easteria

Belum memiliki CV yang bagus? CakeResume menyediakan berbagai template CV dengan gratis loh. Kunjungi CakeResume untuk mendesain CV kamu! 🎉

Tips Menulis Bio LinkedIn agar Dilirik Banyak Perusahaan

1. Tulislah Bio LinkedIn yang Kaya akan Kata Kunci

Perekrut akan menggunakan kombinasi dari judul posisi pekerjaan, keterampilan, dan kata kunci lainnya untuk menemukan kandidat yang tepat. Bahkan LinkedIn menunjukkan beberapa kata kunci yang digunakan dalam pencarian profil kamu. Kamu bisa melihat ini di “Search appearances” yang tersedia di dashboard profil LinkedIn kamu.

Jika kamu tidak dapat menemukan fitur ini, tidak perlu khawatir. Alternatif lainnya adalah lakukan riset dan catat keahlian dan kata kunci apa saja yang sering disebut di deskripsi pekerjaan yang kamu kejar. Jika menurut kamu hal tersebut adalah hal yang dicari oleh perekrut, tambahkan kata kunci tersebut ke dalam bio LinkedIn kamu. 

2. Pisahkan Teks Panjang Menjadi Teks Pendek yang Mudah Dicerna

Jika summary LinkedIn yang kamu tulis terlalu panjang, cobalah untuk memecah teks tersebut agar lebih mudah dibaca. Saat pertama kali melihat profil, perekrut akan mencari kandidat yang berkualitas. Jika bio LinkedIn yang kamu posting terlalu panjang dan sulit dimengerti, beberapa poin penting yang kamu miliki bisa terlewati.

💡 Pro Tip: Idealnya, pertahankan teks bio LinkedIn kamu sekitar dua hingga lima kalimat per paragraf. Hal ini membuat bio LinkedIn kamu lebih mudah dibaca dan dicerna. 

3. Perbarui Summary Linkedin 

Kamu tidak pernah tahu kapan kamu harus mencari posisi pekerjaan baru, maka kamu perlu sering kali memperbarui summary LinkedIn. Setidaknya perbarui summary LinkedIn sesuai dengan apa yang kamu kerjakan di saat ini dan keahlian terbaru yang telah kamu pelajari.

Lagipula, tidak ada ruginya memperbarui summary untuk LinkedIn. Profil yang kadaluarsa tidak berada di peringkat tinggi dalam algoritma pencarian LinkedIn.

4. Hal yang Perlu Dicantumkan dalam LinkedIn Summary

LinkedIn summary harus berisi ringkasan tentang value terbesar kamu untuk mendapatkan hasil yang kamu capai. Buatlah semenarik mungkin untuk mempertahankan pengunjung dalam membaca profil LinkedIn kamu. 

Jadi, poin-poin apa saja yang perlu diperhatikan atau dihindari dalam menulis LinkedIn summary?

✅ Hal yang perlu dicantumkan di LinkedIn summary

  • Pengalaman kerja di industri tertentu
  • Bidang keahlian
  • Jenis organisasi tempat kamu bekerja
  • Keterampilan yang kamu kuasai

❌ Hal yang tidak perlu dicantumkan di LinkedIn summary

  • Istilah-istilah klise
  • Resume (hindari menulis ulang isi resume ke dalam bio LinkedIn)
  • Kesalahan ejaan dan tata bahasa
  • Kisah hidup lengkap 

Perlu diingat bahwa, penulisan LinkedIn summary tetap harus ringkas dan jelas sekaligus kaya akan informasi yang relevan tentang pekerjaan kamu dan peluang yang ada.

Contoh Summary LinkedIn yang Menarik

Masih bingung mau nulis apa di summary untuk LinkedIn kamu? Disini CakeResume sudah menyiapkan 4 contoh summary di LinkedIn yang bisa menjadi inspirasi buat kamu!

1. Contoh Profile Summary LinkedIn yang Cepat Dilirik Perusahaan

Saya adalah kepala dari Departemen Business Development dengan 7 tahun pengalaman di industri manajemen bisnis dan sales. Saya senang menciptakan hal baru yang memberikan dampak positif terhadap lingkungan.

Selama saya bekerja, saya memiliki fokus dalam memperluas perusahaan F&B khususnya penjualan kopi. Salah satu keberhasilan yang telah saya capai yaitu memperluas “Kopi Cinta Monyet” di seluruh Indonesia, sebanyak lebih dari 100 cabang. 

Silahkan menghubungi saya via email [email protected]

2. Contoh Summary di Linkedin Bahasa Indonesia

Saya merupakan seorang lulusan dari jurusan Akuntansi, Universitas Surabaya yang sedang mencari kesempatan berkarir sebagai akuntan. 

Selama kuliah saya aktif berorganisasi di Fakultas Bisnis sebagai Bendahara. Kesempatan ini mengajarkan saya untuk teliti dan bertanggung jawab ketika berurusan dengan uang. Selain itu, saya juga menjadi intern di PricewaterhouseCoopers selama 3 bulan. Pengalaman sebagai intern ini memberi saya kesempatan dalam mengaplikasikan ilmu saya dan mengasah kemampuan saya dalam komputerisasi. 

Jika Anda mencari seorang akuntan yang berpengalaman, Anda bisa menghubungi saya melalui nomor telepon +6281234567890

3. Contoh Summary Linkedin untuk Fresh Graduate Bahasa Inggris

My name is [insert your name], I’m a fresh graduate from the Marketing Department, National Taiwan University. I have a special interest in Digital Marketing. The marketing industry fascinates me and I have a passion for using the internet and online-based digital technologies to promote products and services. 

During my four years of study, I have won several competitions and organizations that are related to Digital Marketing, Social Media, and Business Planning. These experiences have helped me enhance my knowledge and skills, especially in Internet Marketing. 

The skills that I have mastered include content creation, data analysis, SEO, social media, and design. I hope to apply these skills and become a great Digital Marketer. 

If you’d like to learn more about me, please contact me via email ([email protected])

4. Contoh Summary LinkedIn Dalam Bahasa Inggris

I’m a Front End Developer with 4 years of industry experience in building websites and applications. I specialize in web languages such as HTML, CSS, and JavaScript. My goal is to ensure website visitors can easily interact with the page. 

In these 4 years, I have worked together with Tokopedia, Lazada, and Blibli. Through this experience, I have sharpened my technical skills. I’m looking forward to utilizing these skills and building more amazing websites. 

Get in touch with me! ([email protected])

Nah, sekarang kamu sudah belajar cara membuat ringkasan profil LinkedIn beserta contoh profil LinkedIn untuk mendapatkan gambaran dari bio LinkedIn yang sudah ditulis oleh orang lain. 

Summary LinkedIn yang menarik akan meningkatkan kesempatan peningkatan karir kamu. Akan lebih bagus lagi jika kamu memiliki CV dan portofolio yang menarik juga. Di CakeResume, kamu bisa membuat CV maupun portofolio yang dilirik oleh perusahaan.

📚 Bacaan lanjut: Wajib Kamu Ketahui: 5 Perbedaan CV dan Portofolio Lengkap dengan Contoh

--- Ditulis oleh: Aileen Gabriella ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!

あなたが関心のありそうな記事

Latest relevant articles
Interview Skills
5月 7日 2024

5 Cara Menjawab Berapa Gaji yang Anda Inginkan dalam Interview!

Pernah ditanya "Berapa gaji yang Anda inginkan?" saat interview? Ini tips dan contoh jawabannya.