Mau Jadi Brand Manager? Kenali Tugas, Skill dan Caranya!

Strategi branding (branding strategies) perlu dilakukan oleh suatu perusahaan dengan tujuan menarik perhatian dan minat konsumen untuk membeli merek produk yang diluncurkan.Tetapi, beberapa perusahaan besar biasanya tidak hanya memiliki satu buah brand produk.

Dengan demikian, hal ini cukup mempersulit seorang Brand Marketing Manager untuk mengelola secara bersamaan semua merek produk-produk yang diluncurkan oleh suatu perusahaan dengan efektif dan efisien.

Kondisi inilah yang menciptakan lowongan pekerjaan Brand Manager semakin terbuka lebar dan permintaan untuk posisi Brand Manager semakin meningkat setiap tahunnya. 

Dikutip dari linkedin Indonesia, setidaknya terdapat 569 lowongan pekerjaan sebagai Brand Manager maupun Assistant Brand Manager di beberapa sektor industri, seperti manufaktur, ritel, maupun  jasa keuangan.

Bagi kamu yang tertarik berkarir sebagai Brand Manager maupun Assistant Brand Manager, CakeResume telah merangkum secara lengkap tentang apa itu Brand Manager dan Brand Management. Yuk, mari kita simak!

📚 Bacaan lanjutan: 5 Contoh CV Marketing Menarik Perhatian Rekruter [+Tips dan Trik]

Mengenal Brand Manager

Pengertian Brand Management

Di dunia marketing, istilah Brand Management (Manajemen Merek) maupun Brand Manager bukanlah hal yang asing lagi.

Brand Management adalah fungsi pemasaran yang menggunakan teknik untuk meningkatkan nilai yang dirasakan oleh konsumen dari suatu brand atau merek produk. 

Ketika mengembangkan rencana strategis untuk mempertahankan ekuitas merek atau mendapatkan nilai merek, dalam Brand Management diperlukan pemahaman yang komprehensif tentang: 

  • Merek,
  • Target pasar,
  • Visi perusahaan secara keseluruhan

Bekerja dalam Manajemen Merek berarti mengembangkan strategi yang membedakan perusahaan dari pesaingnya dan membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan.   

💡Catatan: Brand Management (Manajemen Merek) yang efektif memungkinkan harga produk naik dan membangun komunikasi yang baik dengan pelanggan setia melalui asosiasi dan citra merek yang positif maupun kesadaran merek yang kuat.

Apa itu Brand Manager?

Sedangkan, Brand Manager adalah seseorang yang bertanggung jawab untuk mengadaptasi strategi merek untuk target pasar perusahaan.

Maka menjadi Brand Manager berarti mengambil peran luas yang sering kali membutuhkan keakraban dengan banyak aspek pemasaran, termasuk riset pasar, pemasaran konten, pemasaran digital, pemasaran media sosial, dan desain. 

Brand Manager tidak selalu diharapkan untuk melakukan tanggung jawab tersebut, tetapi pengetahuan mereka akan membantu memandu masing-masing tim untuk mengembangkan pesan dan aset yang selaras dengan merek dan memperkuat posisinya di pasar.

Kisaran Gaji Brand Manager

Menurut jobstreet.co.id, rata-rata gaji Brand Manager di Indonesia sebesar 12-20 juta rupiah perbulan, sedangkan untuk gaji junior Brand Manager perbulan di Indonesia berkisar 10-15 juta rupiah.

Tugas Brand Manager

Secara umum, tugas Brand Manager adalah menyusun secara keseluruhan brand image, mulai dari tahap awal sampai dengan tahap evaluasi, sehingga membuat produk atau layanan perusahaan dapat terlihat berbeda dengan kompetitor lainnya.

Seorang Brand Manager bertanggung jawab untuk memastikan munculnya kesan positif terhadap merek yang diluncurkan oleh perusahaan tersebut. 

Berikut ini beberapa job desk Brand Manager:

1. Melindungi Brand atau Merek

Dalam melindungi brand atau merek, seorang Brand Manager bertugas menjaga merek serta bertanggung jawab untuk memastikan bahwa produk maupun lini produk, serta layanan yang termasuk dalam merek dagang perusahaan tersebut dapat beresonansi dengan para pelanggan setia maupun calon pelanggan.

2. Bekerja Sama dengan Berbagai Bidang dalam Perusahaan 

Seorang Brand Manager sebaiknya memiliki kemampuan dalam berkomunikasi dan bekerja dengan berbagai macam departemen, seperti departemen pemasaran untuk memastikan dengan tepat setiap aspek dari strategi merek. 

Brand Manager juga perlu menjalin kerja sama dengan departemen lain seperti:

  • Departemen keuangan
  • Departemen komunikasi pemasaran
  • Departemen penjualan
  • Departemen pengembangan produk 

Ini untuk memastikan tinjauan strategis bisnis dan peluang pasar di masa yang akan datang.

3. Berkoordinasi dengan Berbagai Biro atau Agensi Pemasaran

Ketika berkoordinasi dengan agensi pemasaran (marketing) dan periklanan, Brand Manager memastikan bahwa marketing agent dapat menghormati tujuan dan pedoman merek di setiap komunikasi dalam proses pemasaran.

4. Fokus pada Konsumen

Brand Manager sebaiknya dapat memanfaatkan riset konsumen dan memantau tren pasar.

Oleh karena itu, memahami target pasar dan juga target pasar potensial adalah kuncinya. 

Ketika melakukan riset konsumen dan memantau tren pasar, tanyakan hal-hal berikut:

  • Apa reaksi konsumen terhadap kampanye pemasaran? 
  • Apa yang di-posting pada media sosial dan bagaimana masyarakat membicarakan merek tersebut?
  • Bagaimana Brand Manager mengelola atau memantau proses ini?

5. Membuat Keputusan Bisnis yang Penting

Rupanya, Brand Manager juga dapat memainkan peran penting dalam tim manajemen senior saat memberikan umpan balik dan analisis tentang aktivitas merek utama. 

Sebagai contoh, laba atas investasi apa yang terlihat dari kampanye tertentu? Apa yang berhasil dengan baik untuk produk tertentu dari merek tersebut dan pelajaran apa yang dapat dipetik dari feedback yang diperoleh? 

Selain itu, Brand Manager membantu memberikan masukan untuk aktivitas di masa yang akan datang dan memberikan masukan untuk membantu mendukung strategi dan arah perusahaan.

Kebanyakan Brand Manager di suatu perusahaan menunjukkan bahwa posisi ini merupakan posisi yang cukup krusial. Hal ini karena Brand Manager yang bertanggung jawab untuk mengawasi seluruh proses kreatif.

Skill dan Kualifikasi Brand Manager

Brand Manager membutuhkan keterampilan dan kualitas tertentu untuk mencapai hal-hal yang diperlukan untuk meningkatkan dan mempertahankan merek, serta mengelola merek secara efektif. 

Berikut beberapa skill dan kualifikasi Brand Manager yang diperlukan untuk kesuksesan Brand Management (Manajemen Merek) dan bekerja dalam tim:

1. Skill Komunikasi yang Kuat 

Sebagai Brand Manager, keterampilan komunikasi yang efektif merupakan salah satu aspek terpenting yang perlu dimiliki. Karena Brand Manager tidak hanya memfasilitasi kerja sama seluruh perusahaan dalam hal branding.

Namun, Brand Manager juga bertanggung jawab untuk menjawab pertanyaan serta mengklarifikasi hal-hal yang berkaitan dengan branding yang dibuat agar dapat memenuhi target pasar.

Selain itu, untuk mengarahkan merek, Brand Manager memerlukan kejelasan pesan tidak hanya secara eksternal, tetapi juga secara internal di antara staf Brand Management.

💡Pro Tip: Untuk memastikan bahwa seorang Brand Manager memiliki keterampilan komunikasi yang kuat, sangat penting untuk membina hubungan yang kuat dengan seluruh pihak yang ada di perusahaan dan berbicara dengan karyawan di departemen lain serta menjalin hubungan pribadi dengan rekan kerja dalam satu tim.

2. Berpikir yang Lain Daripada Umumnya

Kreativitas adalah aspek penting untuk merek apapun. Sehingga, bagian dari pekerjaan Brand Manager adalah tidak hanya membina lingkungan kerja yang nyaman serta kondusif, tetapi juga memimpin dengan memberi contoh.

Meskipun penting untuk menetapkan tujuan dan pedoman untuk suatu materi iklan sebuah merek, namun terlalu banyak struktur dapat merugikan.

Sehingga, Brand Management yang efektif dapat memahami tantangan tersebut dan menerapkan strategi yang mendorong kreativitas sehingga tim tetap inovatif.

3. Analisis Pasar yang Cerdas

Brand Manager perlu membuat keputusan besar. 

Salah satu tugas Brand Manager adalah menganalisa penelitian kualitatif maupun kuantitatif, dan kedua data tersebut dapat memberikan informasi yang dibutuhkan untuk membuat keputusan.

Meskipun data ini harus ditafsirkan dan keputusan harus dibuat berdasarkan informasi yang ada. Kombinasi analisis data, pengalaman, dan intuisi digunakan untuk membuat keputusan manajemen penting untuk memandu merek mencapai tujuannya.

4. Fleksibilitas dan Kemampuan Beradaptasi

Perlu diingat bahwa pasar tidak statis dan terus bergerak serta berubah karena permintaan dan keinginan konsumen dapat berubah seiring waktu.

Brand Management yang efektif bukanlah menggunakan pendekatan set-and-forget, selain itu Brand Manager  perlu memiliki kemampuan untuk segera beradaptasi dan fleksibel jika kondisi pasar berubah secara tiba-tiba.

Baik melalui desain identitas, pesan desain produk, atau pengalaman, kemampuan beradaptasi merek memainkan peran utama dalam kelangsungan dan kesuksesan jangka panjang.

5. Manajemen Proyek

Kemampuan Brand Manager untuk mengelola beberapa proyek sekaligus akan membantunya dalam mengawasi kampanye baru dan membantu tim menjalankan semuanya dengan efektif  dan efisien, mulai dari hamparan grafis (graphic overlays) hingga salinan email (email copy).

6. Manajemen Personalia

Brand Manager perlu memiliki keterampilan dalam mengelola laporan secara langsung pada tim branding.

Selain itu, Brand Manager perlu mengawasi sejumlah tim yang melapor untuk panduan branding. Terpenting lagi, Brand Manager yang baik perlu memiliki beberapa pengalaman mengelola berbagai macam jenis tim.

7. Menulis

Pesan berada pada jantung strategi merek.

Sehingga, memiliki keterampilan menulis yang kuat akan membantu Brand Manager untuk mengembangkan pesan yang efektif dari suatu merek kepada konsumen, sambil memastikan bahwa copywriter dapat mengeksekusinya dengan baik.

📚 Bacaan lanjutan: Apa itu Copywriter: Pengertian, Tugas, Gaji, Strategi

Cara Menjadi Brand Manager

Agar mempermudah kamu dalam mendapatkan pekerjaan Brand Manager, berikut ini tips dan cara menjadi Brand Manager:

1. Mempersiapkan Gelar

  • Pemasaran
  • Periklanan
  • Komunikasi
  • Bisnis, atau jurusan terkait lainnya. 

2. Memiliki Sertifikasi

Bagi kamu yang telah mendapatkan sertifikasi profesional, maka kamu akan lebih memungkinkan untuk mendapatkan pekerjaan sebagai Brand Manager. Karena sertifikasi berfungsi meyakinkan rekruter bahwa kamu telah membangun kompetensi yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan Brand Manager

Oleh karena itu, calon Brand Manager mungkin perlu untuk mempertimbangkan sertifikasi dalam Brand Management atau produk.

📚 Bacaan lanjutan:  3 Cara Menulis Sertifikat Dalam CV Agar Menarik!

3. Membangun Jaringan

Professional networking atau jaringan profesional dapat memposisikan kamu sebagai kandidat Brand Manager di perusahaan yang kamu lamar, lho! 

Menghadiri acara sosial dan lokakarya yang didedikasikan untuk membangun jaringan dapat membantu kamu bertemu dengan para profesional yang dapat merekomendasikan posisi Brand Manager di suatu perusahaan. 

Jika kamu secara aktif memperluas lingkaran profesional dan membina hubungan serta komunikasi, kamu dapat menghasilkan referensi/rujukan yang berharga di masa depan.

📚 Bacaan lanjutan: 9 Manfaat Networking Dalam Karier dan Cara Membangunnya!

4. Mempersiapkan CV yang Menarik Di Mata Rekruter

Ketika kamu sudah siap melamar posisi Brand Manager, maka perlu mempersiapkan CV serta surat lamaran kerja untuk mencerminkan kebutuhan perusahaan dan posisi yang kamu lamar. Tekankan keterampilan yang kamu miliki pada CV sesuai kebutuhan posisi yang kamu lamar:

✅ Keterampilan riset & analisis:

  • Memahami kebutuhan dan perilaku konsumen.
  • Kemampuan analitis yang kuat, terutama dalam menganalisis data dan mengembangkan wawasan.

✅ Keterampilan interpersonal:

  • Keterampilan komunikasi dan interpersonal yang kuat, terutama kemampuan bekerja lintas departemen untuk mencapai hasil terbaik.
  • Jadilah pemain tim dan pemimpin yang disegani.
  • Jalankan rapat yang efisien dan efektif.
  • Komunikasikan keputusan dengan jelas terkait langkah selanjutnya, dan akuntabilitas.
  • Memiliki kemampuan presentasi yang baik.

✅ Keterampilan manajemen dan koordinasi:

  • Perhatian yang kuat terhadap detail,
  • Memiliki kemampuan untuk berpikir secara menyeluruh (think big), serta memberikan solusi strategis yang inovatif.
  • Keterampilan manajemen anggaran.

Technical Skill sebagai Brand Manager, seperti :

  • Riset Pasar
  • Pemasaran Digital atau Digital Marketing
  • Competitor anal
  • Komunikasi merek atau Brand Communication
  • Hubungan masyarakat
  • Periklanan
  • Copywriting
  • Desain visual
  • Presentasi
  • Pemecahan Masalah
  • Komunikasi dan Kolaborasi
  • Kemampuan beradaptasi
  • Berpikir kreatif
  • Manajemen stres
  • Manajemen waktu

📚 Baca Juga: Sudah tahu 8 Pekerjaan Marketing yang Sedang Naik Daun? Simak Di sini!

✅ Mencantumkan informasi tambahan 

Informasi tambahan seperti penghargaan, sertifikat pembelajaran, mengikuti kursus online atau offline, menjadi sukarelawan, dan berkontribusi dalam proyek tentang riset pasar merek akan meyakinkan rekruter bahwa kamu memiliki cukup pengetahuan dan pengalaman sebagai calon Brand Manager.

Memiliki pengetahuan yang lebih terkait tools yang digunakan sebagai Brand Manager, dapat memberikan nilai positif tersendiri bagi rekruter.

🔧 Beberapa tools umum untuk Brand Management meliputi :

  • Pemantauan dan mendengarkan media sosial (Sprinklr, Hootsuite, Sprout).
  • Manajemen hubungan media dan mendengarkan (Meltwater, Cision, Muck Rack).
  • Perangkat lunak manajemen hubungan pelanggan (CRM) (Salesforce, Zoho, Hubspot).
  • Alat visualisasi data (Tableau, Datawrapper, Google Charts).

Berikut adalah contoh CV Brand Manager untuk inspirasi kamu!

contoh-cv-brand-manager
Contoh CV Brand Manager - Dibuat di CakeResume

CakeResume menyediakan 50+ template CV ATS Friendly online yang mudah dan menarik untuk dibuat, GRATIS! Yuk, buat CV ATS Friendly kamu sekarang!🎉

Mau raih pekerjaan impianmu? Yuk, buat CV lamaran kerja dan portofolio online kamu, lalu lamar kerja di website lowongan kerja atau aplikasi cari kerja CakeResume. Semuanya 100% gratis. Ikuti blog kami untuk tips dan tutorial buat CV dan career development!

--- Ditulis oleh: Anggraeni Kumala Dewi ---

Resume Builder

Build your resume only in minutes!

More Articles you might be interested in

Latest relevant articles
Interview Skills
2월 7일 2023

5 Cara Menjawab Berapa Gaji yang Anda Inginkan dalam Interview!

Ditanya "Berapa gaji yang Anda inginkan" saat interview? Kamu dapat menjawab dengan estimasi gaji dan alasanmu seperti “Di pekerjaan saya sebelumnya, saya menerima rata-rata gaji X juta sampai X juta dari fresh graduate hingga...